KERJASAMA PENDAMPINGAN

KERJASAMA PENDAMPINGAN PENGADAAN BENIH ABAKA MELALUI KULTUR JARINGAN

Magelang – Kunjungan Kepala Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat dan Peneliti Kultur Jaringan (Dr. Ir. Rully Dyah Purwati, M.Phill) Tanggal 6-8 September 2017, ke rumah produksi PT. Retota Sakti di Magelang. Perusahaan ini bergerak di bidang industri kerajinan serat yang menghasilkan antara lain: pelapis dinding (wallcovering), korden (sunshades), dan karpet (rugs), yang telah dipasarkan/diekspor ke USA dan Jepang sejak 1994.

Bahan baku tanaman Abaka (Musa textilis Nee) merupakan tanaman sejenis pisang penghasil serat. Serat abaka dihasilkan dari pelepah daun yang membentuk batang semu, serat tersebut memiliki nilai ekonomis, karena dapat digunakan sebagai bahan pembuatan tali-temali dan bahan baku kertas berkualitas tinggi. Selain itu serat abaka juga digunakan sebagai bahan tekstil, kain jok, pembungkus kabel, popok bayi (pampers) dan bahan peredam suara pada pesawat terbang, serta bahan untuk industri kerajinan (crafts). Kebutuhan serat abaka di pasar dunia untuk berbagai industri cukup tinggi, terutama untuk memenuhi permintaan negara-negara maju seperti: Jepang, Amerika Serikat, Inggris, Jerman, dan Italia. Potensi pasar internasional tercatat sebesar 600 000 ton serat abaka per tahun. Philippina sebagai negara terbesar penghasil serat, pada tahun 2016 mengekspor ± 50.000 MT serat abaka.

Balitbangtan memiliki teknologi perbanyakan benih melalui teknik kultur jaringan dan teknologi budidaya tanaman abaka. Dengan teknik kultur jaringan, dari satu anakan abaka dapat menghasilkan ± 80 planlet dalam waktu enam bulan. Teknologi budidaya abaka meliputi persiapan lahan, penyediaan bahan tanam, waktu tanam, jarak tanam, cara penanaman, pemeliharaan, pemupukan, panen batang abaka, dan penyeratan.

Dalam upaya memenuhi bahan baku serat abaka, PT. Retota Sakti akan mengembangkan abaka dalam skala luas. Untuk itu diperlukan bahan tanam dalam jumlah banyak. Pengadaan benih abaka dalam jumlah banyak dan dalam waktu yang relatif singkat dapat ditempuh melalui teknik kultur jaringan. Oleh karena itu, PT. Retota Sakti akan menjalin kerja sama dengan Balitbangtan (Balittas) untuk pendampingan pengadaan benih abaka melalui kultur jaringan. (Rully D.P.)

Artikel Terbaru

Artikel Populer

Bagaimana informasi yang tertera dalam website?

Sosial media

Pencarian

Buletin

Prosiding

Leaflet

infografis

Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat

Jalan Raya Karangploso, Kotak Pos 199, Malang
Jawa Timur, Indonesia
balittas@litbang.pertanian.go.id
balittas.malang@gmail.com
T:(0341) 491447
F:(0341) 485121

Sosial Media

Pengunjung Hari Ini1456
Pengunjung Bulan Ini37644
Total Kunjungan580713
Statistik created: 2018-10-21T18:25:09+07:00
UNITED STATES
US

Please publish modules in offcanvas position.