Pengawalan Dan Monitoring Kegiatan Peningkatan Produktivitas Tebu 150-200 Ton/Ha (T150-200) Di Wilayah PTPN X

Malang - Pengawalan dan monitoring program peningkatan produktivitas tebu 150-200 t/ha (T150-200) dan hablur 15 t/ha dilakukan Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat dan PT Perkebunan Nusantara X di wilayah sembilan Pabrik Gula di Jawa Timur. Program T150-200 dimulai musim tanam 2017/2018 di 23 kebun TR dan TS dengan total luas sekitar 200 ha yang tersebar di wilayah PG Watutulis, PG Krembung, PG Gempolkrep, PG Jombang Baru, PG Pesantren Baru, PG Tjukir, PG Meritjan, PG Ngadirejo, dan PG Mojopanggung. Program ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas tebu 150-200 t/ha melalui penerapan teknologi budidaya tebu dengan mekanisasi. Pencapaian target produksi tersebut dilakukan pengamatan dinamika pertumbuhan secara berkala mulai umur satu bulan hingga panen. Saran perbaikan untuk mencapai target parameter setiap bulannya didiskusikan di lapang untuk ditindaklanjuti dan terus dimonitor pada bulan berikutnya.

Penanaman pada lahan eks padi di lahan sawah berpengairan mulai April hingga Mei 2017 (4B-5B), di lahan kering yang bisa diairi sebagian besar dilakukan pada bulan Juni sampai Juli 2017 (6A-7B) dan di beberapa kebun bahkan ada yang tertanam bulan Agustus 2017 (8A). Varietas yang ditanam sebagian besar masih menggunakan Bululawang (BL) dan di beberapa kebun selain menanam BL juga menanam varietas VMC 71-238, Cenning, dan PS 864. PKP yang digunakan adalah 135 cm dengan mekanisasi dan ada yang 110 cm pada lahan kering.

Hasil pemantauan dan monitoring di lapang yang dilaksanakan pada akhir Pebruari 2018 oleh tim Balittas dan Kantor Pusat PTPN X bersama Puslit Jengkol di beberapa kebun menunjukkan bahwa tanaman tebu yang ditanam pada masa tanam 4B-5B mencapai tinggi tanaman 3,0-3,25 m dan diperkirakan tinggi tanaman masih bisa bertambah hingga 3,5 m dan taksasi produktivitas mencapai 169-197 t/ha. Tanaman tebu banyak yang roboh bila tidak dilakukan pembumbunan atau kurang optimal. Jumlah batang bervariasi dengan kisaran 10-13 batang/m. Di beberapa kebun tanaman tebu yang dibumbun tinggi masih tetap tegak. Menunda masa tanam sampai 6A-7B tinggi tanaman tebu di bawah tiga meter yaitu 2,46-2,86 m dan 2,25-2,56 m pada masa tanam 8A, taksasi produktivitas mencapai 100-158 t/ha.

Pengawalan selanjutnya ditujukan untuk peningkatan rendemen. Memasuki fase pemasakan batang saat ini perlu menjaga kelancaran drainase kebun, minimalisasi genangan, monitoring kedalaman muka air tanah dan pengamatan brix secara berkala (Prima D.R. dkk).

Artikel Terbaru

Artikel Populer

Bagaimana informasi yang tertera dalam website?

Sosial media

Pencarian

Buletin

Prosiding

Leaflet

infografis

Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat

Jalan Raya Karangploso, Kotak Pos 199, Malang
Jawa Timur, Indonesia
balittas@litbang.pertanian.go.id
balittas.malang@gmail.com
T:(0341) 491447
F:(0341) 485121

Sosial Media

Pengunjung Hari Ini1135
Pengunjung Bulan Ini12857
Total Kunjungan662628
Statistik created: 2018-12-11T21:47:52+07:00
UNITED STATES
US

Please publish modules in offcanvas position.