Kanesia 11

Kanesia 11 menunjukkan produktivitas yang lebih tinggi, yaitu memiliki potensi produksi lebih dari 3 ton kapas berbiji, juga beberapa keunggulan lain. Varietas ini menunjukkan indeks stabilitas ± 1, yang artinya bahwa varietas Kanesia 11 mampu beradaptasi secara luas di berbagai areal pengembangan. Kemajuan yang cukup berarti dicapai pada kandungan serat pada varietas Kanesia 11. Kandungan serat varietas ini 8,11% lebih tinggi diban-dingkan Kanesia 8. Karakteristik mutu serat Kanesia 11 sesuai dengan kebutuhan industri tekstil nasional yaitu panjang serat 26,92–29,34 mm, kekuatan 27,13–29,50 g/tex, dan keseragaman serat 83,3–84,6%. Walaupun demikian, kehalusan serat masih belum sepe-nuhnya memenuhi kriteria yang diharapkan oleh industri tekstil, yaitu 3,5-4,5 mic, walaupun beberapa pabrik masih menggunakan serat dengan kehalusan > 4,5 mic. Varietas Kanesia 11 sesuai untuk daerah Jatim, Jateng, NTB, Sulsel, DIY, Bali, dan NTT.
 


Potensi Produksi: 1.960-3.027 kg/ha kapas berbiji dengan proteksi minimal (10g imidachloprit /kg benih dan pestisida ekstrak biji mimba) dan 705-2.478 kg/ha kapas berbiji pada kondisi tanpa perlakuan insektisida
Kandungan Serat: 38.92%
Mutu Serat: panjang 27.98 mm, kehalusan 4.5 mic, kekuatan 27.77 g/tex, elastisitas 6.45%, keseragaman 83.3 %.
Ketahanan: Toleran terhadap A.biguttula

Varietas ini direkomendasikan untuk pengembangan kapas tanpa pestisida.

 

Artikel Terbaru

Bronesia 1

12 Desember 2018

Kanesia 22

27 Agustus 2018

Kanesia 21

26 Agustus 2018

Artikel Populer

Bagaimana informasi yang tertera dalam website?

Sosial media

Pencarian

Buletin

Prosiding

Leaflet

infografis

Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat

Jalan Raya Karangploso, Kotak Pos 199, Malang
Jawa Timur, Indonesia
balittas@litbang.pertanian.go.id
balittas.malang@gmail.com
T:(0341) 491447
F:(0341) 485121

Sosial Media

Pengunjung Hari Ini232
Pengunjung Bulan Ini18201
Total Kunjungan667972
Statistik created: 2018-12-15T03:31:28+07:00
UNITED STATES
US

Please publish modules in offcanvas position.