Balittas

Sistem Tanam Tebu Juring Ganda Dengan Benih Ganda

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Sampai saat ini penanaman tebu di Indonesia dilakukan menggunakan sistem tanam juring tunggal dengan jarak dari pusat ke pusat (PKP) 110-130 cm. Produksi hablur yang diperoleh sekitar 5,8 ton/ha dan belum mampu untuk memenuhi kebutuhan gula dalam negeri yang diperkirakan sebesar 6,257 juta ton pada tahun 2015. Untuk memenuhi kebutuhan gula tersebut diperlukan produksi hablur 8,17 ton/ha dan penambahan areal pengembangan seluas 350 ribu ha. Dengan adanya program swasembada jagung dan kedelai yang juga memerlukan perluasan areal tanam maka sulit untuk merealisasi penambahan areal tanam untuk tebu. Dengan luas areal yang ada maka swasembada gula dapat tercapai apabila produksi hablur sebesar 15,04 ton/ha.

Peningkatan produksi hablur dapat dilakukan melalui penerapan sistem tanam juring ganda. Penerapan sistem tanam juring ganda dengan PKP 50/135 dan dosis pupuk 840 kg Phonska + 700 kg ZA/ha mampu meningkatkan populasi tanaman sebesar 40% dan produksi hablur sebesar 28,8% untuk tanaman pertama (PC) dan 41,1% untuk tanaman ratoon (RC) dari sistem tanam juring tunggal yang dipupuk 600 kg Phonska + 500 kg ZA/ha. Dengan penerapan sistem tanam tersebut diperoleh kerugian sebesar Rp. 6.075.490,-/ha untuk PC dan keuntungan sebesar Rp. 22.402.820,-/ha untuk RC. Di sisi lain produksi hablur yang diperoleh belum sesuai dengan yang diharapkan. Oleh karena itu perlu dicari sistem tanam juring ganda yang mampu meningkatkan produksi hablur sesuai yang diharapkan.

Penerapan sistem tanam juring ganda PKP 50/170 dengan aplikasi benih ganda (double planting) mampu meningkatkan populasi tanaman 2,36 kali lipat dari sistem tanam juring tunggal dan menambah luas areal tanam yang kosong seluas 50% selama 4 bulan pertama pertumbuhan tanaman tebu. Areal tanam yang kosong tersebut dapat dipergunakan untuk areal pengembangan tanaman pangan seperti kedelai dan kacang tanah dalam sistem tumpangsari. Dengan areal pengembangan tebu yang ada sekarang seluas 416 ribu ha, maka penerapan sistem tanam juring ganda tersebut dapat menyediakan areal tanam tanaman pangan seluas 208 ribu ha.

Peningkatan jumlah populasi tanaman 2,36 kali lipat menyebabkan jumlah nutrisi yang diperlukan oleh tanaman tebu meningkat 2,36 kali lipat pula. Oleh karena itu diperlukan pupuk anorganik berdosis 1416 kg Phonska + 1180 kg ZA/ha dan akan diperoleh produksi hablur sebesar 12,36 ton/ha untuk PC dan 12,43 ton/ha untuk RC dengan keuntungan sebesar Rp. 32.130.935,-/ha untuk PC dan Rp. 47.848.400,- untuk RC (Tabel 1 dan 2). Hasil tersebut telah mendekati produksi hablur yang diharapkan yakni sebesar 13,64 ton/ha. Peningkatan produksi hablur dapat ditingkatkan lagi melalui revitalisasi pabrik gula, dimana revitalisasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan rendemen dari 6,28-7,0% menjadi 8,5%. Dengan demikian pemenuhan kebutuhan gula nasional dapat tercapai tanpa perlu melakukan perluasan areal tanam.

Tabel 1. Produktivitas, rendemen dan produksi hablur pertanaman tebu pertama (PC) dan pertanaman ratoon (RC) pada tiga sistem tanam

Tabel 2. Penerimaan, pengeluaran dan keuntungan pertanaman tebu pertama (PC) dan pertanaman ratoon (RC) pada tiga sistem tanam 


Gambar 1. Sistem tanam juring tunggal dengan PKP 130 cm  


 Gambar 2. Sistem tanam juring ganda dengan PKP 50/135 cm benih tunggal


 

Gambar 3. Sistem tanam juring ganda dengan PKP 50/170 cm benih ganda 


Gambar 4. Penataan benih tebu pada sistem tanam (a) juring ganda benih ganda dan (b) juring ganda benih tunggal 


 Gambar 5. Penampilan tanaman tebu pada sistem tanam juring ganda benih ganda saat (a) tumpangsari dengan tanaman kacang tanah dan (b) setelah kacang tanah dipanen.

Bagaimana informasi yang tertera dalam website?

Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat

Jalan Raya Karangploso, Kotak Pos 199, Malang
Jawa Timur, Indonesia
balittas@litbang.pertanian.go.id
balittas.malang@gmail.com
T:(0341) 491447
F:(0341) 485121
Pengunjung Hari Ini117
Pengunjung Bulan Ini5696
Total Kunjungan355477
Statistik created: 2018-01-17T12:17:21+07:00
UNITED STATES
US

Please publish modules in offcanvas position.