Ir. Emy Sulistyowati, M.Ag. Ph.D.

emysulisty.
Unit Kerja:
Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat
Pendidikan :
S3
Bidang Penelitian :
Pemuliaan dan Genetika Tanaman
Email :
Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Profil

Dr. Ir. Emy Sulistyowati, M.Ag. Mendapatkan gelar sarjana pertanian bidang Budidaya Pertanian dari Universitas Brawijaya di Malang pada tahun 1985. Gelar Masters of Agricultural Biotechnology diraih dari pendidikan S2 yang ditempuh dari tahun 1993 sampai 1995 di Waite Institute, The University of Adelaide, Australia dengan tesis berjudul "DEVELOPMENT OF MOLECULAR MARKERS TO DISTINGUISH VESICULAR-ARBUSCULAR MYCORHIZAL FUNGI". Adapun kualifikasi doktor (Ph.D., tahun 2004) jurusan Bioteknologi diraih dari The University of Queensland, Australia (1998-2003) dengan disertasi berjudul "CUCUMBER MOSAIC VIRUS : VIRUS MOVEMENT, RESISTANCE, DISEASE SYMPTOMS, AND SUPPRESSION OF GENE SILENCING". Selama bekerja sebagai peneliti Balittas telah mengikuti pelatihan-pelatihan antara lain Teknologi Benih, Pengujian Mutu Serat, Statistika Pertanian, Teknologi Kultur Jaringan, dan Agricultural Biotechnology.

Yang bersangkutan diangkat sebagai pegawai negeri sipil di Balai Penelitian Tanaman Tembakau dan Serat di Malang pada tahun 1989. Tugas utamanya adalah mengkoordinir dan melaksanakan penelitian pemuliaan tanaman kapas. Jabatan yang sekarang ini disandang di instansi tersebut di atas adalah sebagai Pemimpin Program Penelitian Serat Buah (Kapas dan Kapok) terhitung dari 1 April 2004.

Jabatan fungsional Peneliti Utama bidang Pemuliaan Tanaman telah diterima sejak tahun 2016 dan aktif berperan serta dalam pelepasan varietas unggul kapas Kanesia 1 Kanesia 9. Publikasi karya ilmiah baik sebagai penulis tunggal, penulis utama atau co-author telah diterbitkan dalam jurnal ilmiah ataupun prosiding pertemuan ilmiah tingkat regional, nasional, maupun internasional dalam bahasa Indonesia dan Inggris.

 PUBLIKASI NASIONAL

  1. Toleransi 60 aksesi kapas terhadap cekaman salinitas pada fase vegetatif. 2010. Jurnal Penelitian Tanaman Industri 16(1): 20-26.
  2. Perkembangan Penggunaan Varietas untuk Program Pengembangan Kapas (Gossypium). 2010. Warta Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri 16(1): 9-12.
  3. Kanesia 10 - Kanesia 13: Empat Varietas Kapas Baru Berproduksi Tinggi. 2009. Jurnal Penelitian Tanaman Industri. Vol. 15 No. 1, Hal. 24-32. Maret 2009. Bogor. ISSN 0853-8212. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan.
  4. Perbaikan varietas untuk peningkatan produktivitas dan mutu serat kapas. 2009. Jurnal Penelitian Tanaman Industri. Vol. 15 No. 2, Hal. 66-76. Juni 2009. Bogor. ISSN 0853-8212. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan.
  5. Variasi Genetik Beberapa Spesies Kapas (Gossypium sp.) berdasarkan Keragaman Pita Isozym. 2009. Jurnal Penelitian Tanaman Industri. Vol. 15 No. 4, Hal. 174-183. Desember 2009. Bogor. ISSN 0853-8212. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan.
  6. Pemanfaatan Teknologi Transgenik untuk Perakitan Varietas Unggul Kapas Tahan Kekeringan. 2009. Jurnal Perpektif. Review Penelitian Tanaman Industri. Vol. 8. No.2. Tahun 2009. Hal: 93-107.
  7. HSC 138, HSC 188, dan HSD 51: Varietas Kapas Hibrida Eks Cina sebagai Varietas Alternatif Menunjang Pengembangan Kapas Nasional. 2008. AGRITEK. Vol. 16. No. 4. April 2008. Hal: 649-655. Jurnal ilmu-ilmu : Pertanian. Teknologi. Kehutanan. Terakreditasi No. 026/Dikti/Kep/2005, ISSN 0852-5426. Institut Pertanian Malang.
  8. Evaluasi Ketahanan Terhadap Cekaman Kekeringan Menggunakan Simulasi PEG-6000 Pada Tanaman Kapas Muda. AGRITEK, Vol. 16 No. 5. Hal 678-948. Mei 2008. Malang. Jurnal ilmu-ilmu :Pertanian. Teknologi. Kehutanan. Terakreditasi No. 026/Dikti/Kep/2005, ISSN 0852-5426. Institut Pertanian Malang.
  9. Potensi Hasil Galur-galur F1 Mandul Jantan Kapas Pada Persilangan Alami. Jurnal Penelitian Tanaman Industri. Vol. 14 No. 2, Hal. 43-86. Juni 2008. Bogor. ISSN 0853-8212. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan.
  10. Sequence Diversity of 2b Gene of Australian CMV Isolates. Prosiding Seminar Nasional Bioetika Pertanian hal 107-114. ISBN: 978-602-8218-40-5. Badan Litbang Pertanian bekerjasama dengan Kedeputian Bidang Dinamika Masyarakat (kementrian Negara Ristek dan Komisi Bioetika Nasional. Bogor 29 Mei 2008.

PUBLIKASI INTERNASIONAL

  1. Progress on the development of high yielding cotton varieties in Indonesia. Publish on line pada www.icac.org. A paper presented in the 4th Meeting of the Asia Cotton Researtch and Development Network (ACDRN) di Anyang, Cina tanggal 23-26 September 2008.
  2. Host range, symptom expression, and RNA 3 sequaence analysis of six Australian strains of Cucumber mosaic virus. Australasian Plant Pathology 33: 505-512; 2004.
  3. Cucumber mosaic virus Infection Transiently Breaks dsRNA-Induced Transgenic Immunity to Potato virus Y in Tobacco. Molecular Plant-Microbe Interactions 16(10): 936-944; 2003.
  4. Suppression of Gene Silencing: A Threat to Virus-Resistant Transgenic Plants?. Trends in Plant Scence 6(6): 246-247; 2001.
  5. Intersporal Genetic Varieation of Gigaspora margarita, a Vesicular Arbuscular Mycorrhizal Fungus, Revealed by M13 Minisatellite-Primed PCR. Applied and Environmental Microbiology 63(2): 676-678. 1997.

Database :

Sosial media

Bagaimana informasi yang tertera dalam website?

Buletin

Prosiding

Leaflet

Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat

Jalan Raya Karangploso, Kotak Pos 199, Malang
Jawa Timur, Indonesia
balittas@litbang.pertanian.go.id
balittas.malang@gmail.com
T:(0341) 491447
F:(0341) 485121

Sosial Media

Pengunjung Hari Ini551
Pengunjung Bulan Ini12313
Total Kunjungan443614
Statistik created: 2018-06-23T18:58:09+07:00
UNITED STATES
US

Please publish modules in offcanvas position.