jarakpagar

  • Status Teknologi Tanaman Jarak Pagar

    Prosiding Lokakarya-II "Status Teknologi Tanaman Jarak Pagar"

    Lokakarya II yang dilaksanakan di Bogor pada tanggal 29 November 2006 membahas tentang kemajuan dalam perbaikan dan penyediaan bahan tanaman serta hasil-hasil penelitian jarak pagar yang terbaru mulai dari bahan tanaman, budidaya, prosesing sampai ke sosial ekonomi jarak pagar.
    Keluaran yang diharapkan dalam Lokakarya II adalah: (a) pemahaman yang lebih baik mengenai tanaman jarak pagar untuk sumber BBN, pengembangan pedesaan dan peningkatan pendapatan petani, (b) diperolehnya kornponen serta implementasi yang jelas dari seluruh stakeholder dalam pengembangan jarak pagar, dan (c) koordinasi penelitian tanaman jarak pagar oleh Puslitbang Perkebunan. Hasil-hasil tersebut disusun dalam Buku Prosiding Lokakarya II yang berisi: Makalah Utama, Makalah mengenai Budidaya, Bahan Tanaman, Sosial Ekonomi, Pasca Panen, dan Makalah Poster.

  • Status Teknologi Budi Daya Jarak Pagar

    Prosiding Lokakarya-I "Status Teknologi Budidaya Jarak Pagar"
    (Jatropha curcas L.)

    Lokakarya Nasional I Jarak Pagar yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 11-12 April  2006.
    Penerbit :
    Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan.

  • Jatropha Technology Status

    Jatropha Technology Status 2nd Workshop Proceedings 

    The 2nd workshop, which was held in Bogor on 29 November 2006, discussed the progress in the improvement and plant materials supply and the latest research results of jatropha ranging from plant material, cultivation, processing to jatropha socio-economic .

    Expected outputs in the 2nd Workshop are: (a) a better understanding of Jatropha curcas for bio fuels, rural development and increased farmer income, (b) obtaining clear components and implementation of all stakeholders in Jatropha development; (c) Jatropha research coordination by Indonesian Center for Estate Crops Research and Development (ICERD). The results are arranged in the 2nd Workshop Proceedings Book which contains: Main Papers, Papers on Cultivation, Plant Materials, Socio-Economic, Post Harvest, and Poster Papers.

  • Jatropha Innovation Technology in Supporting Independent Villages

    Jatropha Innovation Technology in Supporting Independent Energy Villages Program

    The 3rd National Workshop on Jatropha Curcas held on November 5, 2007 at the Jatropha Hall of Indonesian Sweetener and Fiber Crops Research Institute, Malang, is a continuation of two previous workshops aimed to discuss the development of post harvest technology and post harvest culture as well as institutional development in order to support bio energy program at Indonesia. In addition, this workshop is a means to establish cooperation related institutions. Proceedings contains four major papers, twenty-one supporting papers presented orally in group meetings, and twenty-two poster papers. This Proceeding is expected to increase the insight of people who are involved in jatropha agribusiness either directly or indirectly, among others: farmers, extension workers / managers / businessmen, related offices, universities and researchers.

  • Jatropha Cultivation Technology Status

    Jatropha Cultivation Technology Status the 1st Workshop Proceedings

    The 1st Jatropha National Workshop was held in Jakarta on 11-12 April 2006.
    Publisher :
    Indonesian Center for Estate Crops Research and Development.

  • IP-3M

    Tahun Pelepasan : 2009
    Karakteristik : Mulai berbunga pada ± 3 bulan setelah tanam (4 bulan setelah persemaian); 
    jumlah buah 2-12 buah/tandan; jumlah tandan 250 tandan/pohon; 
    jumlah buah per pohon lebih dari 600; 
    Potensi produksi 2.5 to 2.75 ton/ha/tahun (pada tahun pertama) dan 7.5 - 9.0 ton/ha/tahun (pada tahun ke empat); 
    32% Kandungan minyak. 

    cocok ditanam didaerah dengan iklim kering.
    Status : Komersial

  • IP-3M

    Release In : 2009
    Characteristic : Start flowering at ± 3 months after planting (four months after seeding); 
    number of fruits 2-12 fruits/panicle; number of panicles 250 panicles/plant; 
    the number of fruits per plant more than 600; 
    the potential yield 2.5 to 2.75 tonnes/ha/year (first year) and from 7.5 to 9.0 tons/ha/year (4th year); 
    32% oil content. 

    Suitable for dry climates.
    Stat : Commercial

  • IP-3A

    Agroekosistem : untuk daerah kering
    Deskripsi :
    1. Asal : Hasil seleksi rekuren pada populasi IP-2A
    2. Daun : Agaktebal, hijau tua, tulang daun menjari, agakmembulat, pinggir daun berlekuk dangkal, sedikitbergelombang, panjang/lebar daun 20/16 cm.
    3. Panjang tangkai daun : 18-23 cm.
    4. Berbungan dan panen : Persemaian 6 minggu, Mulaiberbunga 6 minggusetelah transplanting, Mulaipanen 13 minggusetelah transplanting.
    5. Jumlah malai/tanaman pada tahun I : rata-rata 50 malai
    6. Jumlah buah/malai : 10 (1-12)
    7. Jumlah buah/tanaman pada tahun I : 500-570 buah 
    8. Berat 1000 biji : 650 gram (pada kadar air 7%)
    9. Potensi produksi (kondisi optimal) : 2,0 - 2,5 ton/ha/tahun-1, 5,0 - 6,0 ton/ha/tahun-3, 8,0 - 8,5 ton/ha/tahun-4
    10. Kadar minyak : 35 % (denganoil-expeller 10 HP)
    11. Kesesuaian lahan : Lahan kering dataran rendah beriklim kering
  • IP-3A

    Agroecosystem : for dry areas
    Deskripsi :

    1. Origin : Recurrent selection results in IP-2A populations
    2. Leaves: Slightly thick, dark green, fingery leaf bones, slightly rounded, shallow curved leaf edge, slightly wavy, the length / width of leaves 20/16 cm.
    3. Petiole Length: 18-23 cm.
    4. Flowering and harvesting: Nursery 6 weeks, Start flowering 6 weeks after transplanting, Start harvest 13 weeks after transplanting.
    5. Branch/Plant Number in first year : 50 branch average
    6. Fruit/Branch Number : 10 (1-12)
    7. Fruit/Plant Number in first year : 500-570 fruit 
    8. 1000 Seed Weight : 650 gram (on moisture content 7%)
    9. Production Potential (optimal conditions) : 2,0 - 2,5 tons/ha/first year, 5,0 - 6,0 tons/ha/third year, 8,0 - 8,5 tons/ha/in 4th Year
    10. Oil Content : 35 % (with oil-expeller 10 HP)
    11. Suitability : lowlands with dry climate
  • IP-2M

    IP-2M    
    Komoditas : Jatropha curcas L.
    Tahun Pelepasan : 2008
    Karakteristik : Mulai berbunga pada ± 4 bulan setelah tanam (5 bulan setelah persemaian); 
    jumlah buah 2-12 buah/tandan; 
    jumlah buah 250 buah/pohon; 
    potensi produksi 1.7 - 2.0 ton/ha/tahun (pada tahun pertama) and 6.6 - 7.5 ton/ha/tahun (pada tahun ke empat); 
    31-32% kandungan minyak. Cocok ditanam pada lahan iklim kering.
    Status : Komersial
    Peneliti :  
    Instansi : Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat

  • IP-2M

    IP-2M    
    Commodity : Jatropha curcas L.
    Release In : 2008
    Characteristic : Start flowering at ± 4 months after planting (5 months after seeding); 
    number of fruits 2-12 fruits/panicle; 
    number of fruit 250 fruits/plant in the; 
    production potential 1.7 to 2.0 tons/ha/year (first year) and 6.6 to 7.5 tons/ha/year (4th year); 
    31-32% oil content. Suitable for dry climates.
    Stat : Commercial
    Researcher :  
    Institution : Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat

  • IP-2A

    IP-2A    
    Komoditas : Jatropha curcas L.
    Tahun Pelepasan : 2008
    Karakteristik : Penyemaian 1.5-2 bulan, mulai panen ±4 bulan setelah tanam, jumlah buah rata -rata 9 buah/tandan, jumlah tandan pada tahun pertama berkisar 45 tandan/pohon, jumlah total buah/pohon berkisar 400-450 buah, potensi produksi 1.9 ton/ha. Kandungan minyak is 34%, cocok untuk dikembangkan di dataran rendah dengan iklim kering.
    Status : Komersial
    Instansi : Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat

  • IP-2A

    IP-2A    
    Commodity : Jatropha curcas L.
    Release In : 2008
    Characteristic : Seedling period is 1.5-2 months, Start harvesting at ±4 months after planting, average number of fruits is 9 fruits/inflorescent, number of inflorescent in the first year is 45 inflorescent/plant, therefore total number of fruits/plant is 400-450 fruits, Production potency is 1.9 tones/ha. Oil content is 34%, suitable for development in low land with dry climate.
    Stat : Commercial
    Institution : Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat

  • Inovasi Teknologi Jarak Pagar Mendukung Desa Mandiri

    INOVASI TEKNOLOGI JARAK PAGAR UNTUK MENDUKUNG PROGRAM DESA MANDIRI ENERGI


    Lokakarya Nasional III Jarak Pagar yang diselenggarakan pada tanggal 5 November 2007 di Aula Jatropha Balai Penelitian Tanaman Tembakau dan Serat, Malang, merupakan kelanjutan dari 2 lokakarya sebelumnya bertujuan untuk membahas perkembangan teknologi budi daya dan pascapanen jarak pagar maupun pengembangan kelembagaan dalam rangka mendukung program bioenergi di Indonesia. Selain itu lokakarya ini merupakan sarana untuk menjalin kerja sama antarinstitusi yang terkait.Prosiding ini berisi empat makalah utama, dua puluh satu makalah penunjang yang disajikan secara oral dalam sidang kelompok, dan dua puluh dua makalah dalam bentuk poster. Prosiding ini diharapkan dapat menambah wawasan masyarakat yang berkecimpung dalam agribisnis jarak pagar baik langsung maupun tidak langsung antara lain: petani, penyuluh, pengelola/pengusaha, dinas terkait, perguruan tinggi, dan para peneliti.

  • Akselerasi Inovasi Teknologi Jarak Pagar Menuju Kemandirian Energi

    Lokakarya Nasional IV Akselerasi Inovasi Teknologi Jarak Pagar Menuju Kemandirian Energi
    Lokakarya Nasional IV Jarak Pagar yang diselenggarakan pada tanggal 6 November 2008 di Aula Jatropha Balai Penelitian Tanaman Tembakau dan Serat, Malang, merupakan kelanjutan dari 3 lokakarya sebelumnya bertujuan untuk membahas perkembangan teknologi jarak pagar yang telah dihasilkan, baik off-farm maupun onfarm, dalam rangka mendukung pengembangan bioenergi di Indonesia. Selain itu lokakarya ini merupakan sarana untuk menjalin kerja sama yang lebih erat antara institusi terkait sehingga upaya akselerasi teknologi jarak pagar mendukung pemenuhan kebutuhan energi nasional yang terbarukan dapat terealisasi.
  • Acceleration of Jatropha Technology Innovation Towards Energy Independence

    Acceleration of Jatropha Technology Innovation Towards Energy Independence National Workshop IV
    The 4th Jatropha National Workshop held on November 6, 2008 at Indonesian Sweetener and Fiber Crops Research Institute Jatropha Hall, Malang, is a continuation of 3 previous workshops aimed to discuss the development of jatropha technology that has been produced, both off-farm and on-farm, in order to support bio energy development in Indonesia. In addition, this workshop is a means to establish closer cooperation between related institutions so that the acceleration of Jatropha technology in supporting the fulfillment of renewable energy needs can be realized.

Artikel Terbaru

Bronesia 1

12 Desember 2018

Kanesia 22

27 Agustus 2018

Kanesia 21

26 Agustus 2018

Artikel Populer

Bagaimana informasi yang tertera dalam website?

Sosial media

Pencarian

Buletin

Prosiding

Leaflet

infografis

Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat

Jalan Raya Karangploso, Kotak Pos 199, Malang
Jawa Timur, Indonesia
balittas@litbang.pertanian.go.id
balittas.malang@gmail.com
T:(0341) 491447
F:(0341) 485121

Sosial Media

Pengunjung Hari Ini235
Pengunjung Bulan Ini18204
Total Kunjungan667975
Statistik created: 2018-12-15T03:31:28+07:00
UNITED STATES
US

Please publish modules in offcanvas position.