Cotton Development in Regional Autonomy Framework

Cotton Development in Regional Autonomy Framework Workshop Proceedings
The workshop, held on 15 October 2002, aims to socialize research results, accelerate technology transfer, equate perceptions of all parties related to cotton, and jointly develop strategies for the future. The presentations contain seven major papers presented in the workshop and four supporting poster papers in the exhibition. With this proceeding publication it is expected to increase the insight of the cotton community which includes farmers, extension workers, manufacturers, plantation agencies, and various parties associated with the cotton plant


Main Paper :


    1. ASOSIASI PERTEKSTILAN INDONESIA. 2002. Situasi industri tekstil saat ini dan perkiraan lima tahun mendatang. Prosiding Lokakarya Pengembangan Kapas Dalam Rangka Otoda. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. p.1-5.
    2. PT NATATEX PRIMA CORP. 2002. Perbandingan antara kapas lokal dan impor ditinjau dari aspek harga, kwalitas, dan produktivitas. Prosiding Lokakarya Pengembangan Kapas Dalam Rangka Otoda. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. p.6-10.
    3. PR SUKUN KUDUS PENGELOLA IKR. 2002. Agribisnis kapas melalui pola kemitraan. Prosiding Lokakarya Pengembangan Kapas Dalam Rangka Otoda. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. p.11-17.
    4. DINAS PERTANIAN DAN KEHUTANAN KABUPATEN LAMONGAN. 2002. Peluang, kendala, dan tantangan kabupaten Lamongan sebagai sentar pengembangan kapas lahan sawah tadah hujan di Jawa Timur. Prosiding Lokakarya Pengembangan Kapas Dalam Rangka Otoda. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. p.18-23.
    5. SIATA S. 2002. Peluang, kendala, dan tantangan kabupaten Bantaeng sebagai sentar pengembangan kapas lahan kering di Sulawesi Selatan. Prosiding Lokakarya Pengembangan Kapas Dalam Rangka Otoda. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. p.24-33.
    6. MULYANI A., DAN A. ABDURACHMAN. 2002. Potensi lahan kering untuk pengembangan kapas di Indonesia. Prosiding Lokakarya Pengembangan Kapas Dalam Rangka Otoda. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. p.34-47.
    7. SAHID M., P.D. RIAJAYA, NURINDAH, DAN T. BASUKI. 2002. Teknologi budi daya kapas efesien dan ramah lingkungan. Prosiding Lokakarya Pengembangan Kapas Dalam Rangka Otoda. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. p.48-65.

Supporting Paper :


  1. KADARWATI F.T., DAN P.D. RIAJAYA. 2002. Penggunaan pupuk majemuk NPK plus tablet makro mikro pada tanaman kapas. Prosiding Lokakarya Pengembangan Kapas Dalam Rangka Otoda. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. p.69-77.
  2. NURINDAH, D.A. SUNARTO, DAN SUJAK. 2002. Pengaruh penyemprotan insektisida terhadap perkembangan populasi laba-laba dan wereng kapas Amrasca biguttula (ISHIDA) (HOMOPTERA: CICCADELIDAE). Prosiding Lokakarya Pengembangan Kapas Dalam Rangka Otoda. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. p.78-82.
  3. INDRAYANI  IG.A.A. 2002. Interaksi antar komponen pengendalian hama dan pengaruhnya terhadap efektivitas pengendalian penggerek buah kapas Helicoverpa armigera HUBNER. Prosiding Lokakarya Pengembangan Kapas Dalam Rangka Otoda. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. p.83-91.
  4. BASUKI T., S. HADIYANI, DAN SUHADI. 2002. Keragaan usaha tani pada berbagai pola tumpang sari kapas+palawija di daerah pengembangan kapas kabupaten Brebes. Prosiding Lokakarya Pengembangan Kapas Dalam Rangka Otoda. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. p.92-97.

Pencarian

Sosial media

Agenda Kegiatan

Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31


infografis

Terbitan

Indonesian Sweetener and Fiber Crops Research Institute

Karangploso, PO.Box 199, Malang
East Java, Indonesia
balittas@litbang.pertanian.go.id
balittas.malang@gmail.com
T:(0341) 491447
F:(0341) 485121
5658970
Today's Visitor
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
Total Visitor
3309
8636
40593
62060
102653
2506329
5658970

Your IP: 3.233.224.8
2019-12-12 09:44:53
© 2015 Balittas. All Rights Reserved.

Please publish modules in offcanvas position.