PELEPASAN VARIETAS BARU ROSELA MINUMAN (Hibiscus sabdariffa var. sabdariffa)

Pelepasan varietas adalah pengakuan pemerintah terhadap suatu varietas baru hasil pemuliaan tanaman. Dalam rangka penyediaan benih bermutu dengan jumlah cukup dan berkesinambungan maka diperlukan varietas unggul yang dilepas oleh menteri pertanian. Pelepasan varietas merupakan syarat mutlak bagi varietas unggul hasil pemuliaan yang akan diperjualbelikan. Pelepasan varietas tanaman ditujukan untuk melindungi konsumen benih (petani). Hal ini berdasarkan Undang-undang No.12/1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman dan Peraturan Pemerintah No.44/1995 tentang Perbenihan Tanaman, Varietas Unggul Hasil Pemuliaan atau Introduksi perlu dilepas oleh Menteri Pertanian sebelum disebarluaskan ke petani serta sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian No.37/Permentan/OT.140/8/2006 tanggal 31 Agustus 2006 tentang Pengujian, Penilaian, Pelepasan dan Penarikan Varietas.


Pada tanggal 16 April 2013, Balittas mendapatkan surat dari Badan Benih Nasional Sekretariat Direktorat Tanaman Tahunan Kementrian Pertanian No. 01/BBN-II/IV/2013 untuk menghadiri Undangan Pelepasan Varietas Tahap I Tahun 2013 dengan usulan pelepasan varietas rosella minuman. Kegiatan dilaksanakan pada Kamis 25 April 2013 pukul 08.00-selesai WIB di Hotel Kaisar Jakarta Selatan. Penilaian atau pengujian sidang pelepasan varietas dilakukan oleh 17 orang tim penilai atau tim penguji yang diketuai oleh Ir. Hasnam, Phd dan sekretaris oleh Dr. Ir. Hendradjat Natawidjaya, MSc.


Presentasi makalah pelepasan varietas rosella minuman dipaparkan oleh Ir. Untung Setyo Budi, MP. Hal-hal yang dipresentasikan meliputi pendahuluan, metodologi, hasil dan pembahasan serta kesimpulan. Balittas mengusulkan 4 genotipe rosella minuman untuk dilepas yaitu genotype no.1575 (Rosela Merah) dengan nama Roselindo 1, genotype no.1596 (Jamaika/Rosela ungu cumi) dengan nama Roselindo 2, genotype no.455 (Rosela Hijau) dengan nama Roselindo 3 dan genotype no.678-U (Rosela Ungu biasa) dengan nama Roselindo 4. Dua genotype rosella yaitu genotype no.1575 (Rosela Merah) dan genotype no.1596 (Jamaika/Rosela ungu cumi) adalah genotype-genotipe rosella yang selama ini telah lama ditanam dan dikembangkan oleh para petani di sentra-sentra penanaman rosella seperti Blitar, Kediri, Nganjuk, Malang, Semarang, Kendal, Grobogan, Banyumas dan sekitarnya. Sedangkan dua genotype lainnya yaitu genotype no.455 (Rosela Hijau) dan genotype no.678-U (Rosela Ungu biasa) adalah koleksi Balittas yang berasal dari IJO tahun 1986-1998.


Berdasarkan hasil penilaian, tim penilai dapat menerima usulan pelepasan 4 genotipe varietas unggul rosella minuman tahun 2013 dengan nama-nama sebagai berikut : genotype no.1575 (Rosela Merah) dengan nama Roselindo 1, genotype no.1596 (Jamaika/Rosela ungu cumi) dengan nama Roselindo 2, genotype no.455 (Rosela Hijau) dengan nama Roselindo 3 dan genotype no.678-U (Rosela Ungu biasa) dengan nama Roselindo 4. Selain Rosela Minuman, dilakukan juga sidang pelepasan varietas dan menyetujui usulan pelepasan varietas untuk Kelapa Sawit oleh PT. Socfindo, Varietas Tebu PS 92-1871 oleh Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan PTPN X (Persero) dan P3GI serta Varietas Tebu Transgenic NXI 4T yang diusulkan oleh PTPN XI (Persero). (Mala Murianingrum, Kelti Plasma Nutfah, Pemuliaan Tanaman & Pembenihan)

 

infografis

Terbitan

© 2015 Balittas. All Rights Reserved.