TEMU LAPANG TEMBAKAU MAESAN 1 DAN MAESAN 2 DI KABUPATEN BONDOWOSO

Temu lapang pada kegiatan demplot dan pengujian pupuk pada tembakau Maesan 1 dan Maesan 2 dilaksanakan pada hari Kamis, 28 Agustus 2012 di Desa Sumber Salam, Kecamatan Tenggarang, Kabupaten Bondowoso. Kegiatan ini merupakan salah satu media diseminasi varietas tembakau Maesan 1 dan Maesan 2 yang baru dirilis pada tahun 2012 beserta teknologi pendukungnya. Oleh karena itu yang hadir dalam acara temu lapang adalah seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) tembakau yang terdiri atas pemda (Bupati, Ketua DPRD dan jajarannya), peneliti, industri rokok, lembaga perbankan, industri pupuk dan petani.

Acara temu lapang didahului dengan kunjungan Bupati dan petani serta perwakilan industri rokok di area demplot dan pengujian.Dalam kunjungan tersebut Dr. Djajadi (peneliti dari Balittas) menjelaskan tentang keunggulan-keunggulan teknologi budidaya yang didesiminasikan. Teknologi tersebut meliputi penggunaan benih unggul murni, penanaman dengan guludan tinggi, pemanfaatan pupuk organik dan pemangkasan bunga. Dengan penerapan teknologi tersebut, pertanaman tembakau lebih seragam, kematian tanaman dapat diminimalkan, dan pertumbuhan tanaman lebih cepat dan subur. Dibandingkan tanaman yang tanpa dipupuk organik, pemberian pupuk organik 10 ton/ha dapat meningkatkan tinggi tanaman 24 cm, dan jumlah daun sebanyak 3 lembar/tanaman atau setara dengan 66.000 lembar/ha atau meningkatkan produksi rajangan kering sekitar 120 kg/ha.

Selesai kunjungan lapang, Bupati beserta rombongan meninjau stand pameran. Balittas menampilkan beberapa teknologi unggulan yang dihasilkan oleh para peneliti Balittas, antara lain benih varietas-varietas unggul serta teknologi budidayanya,contoh-contoh produk tembakau, serat alam (kapas, kenaf, rami), pestisida organik, teh rosella, minyak wijen, minyak jarak pagar, minyak bunga matahari, poster, dan publikasi Balittas.

 

infografis

Terbitan

© 2015 Balittas. All Rights Reserved.