Nganjuk - Mr. Ken Kokubo, Mrs. Uechi Keiko Komisaris dan CEO PT. Sankurasiki Co.Ltd Tokyo, Jepang didampingi bapak Herizal (penerjemah) dari COOP perwakilan Jepang, bapak Irwan Ardiyanto COOP perwakilan Malang raya dan Ir. Untung Setyo Budi Peneliti Balittas, mengunjungi areal tanaman varietas Roselindo2 di Pace, Nganjuk milik bapak Suyitno salah satu alumni magang di Jepang LPK COOP Indonesia, dan juga binaan Balittas. PT. Sankurasiki, Tokyo, Jepang sebagai perusahaan industri makanan/ minuman memilih rosela herbal varietas Roselindo2 (warna ungu) sebagai bahan baku utama industrinya yg telah diteliti sejak 5-6 tahun lalu. Pada tahun 2018 ini sudah memasuki tahapan skala besar dan dipromosikan ke masyarakat jepang dan internasional pada kesempatan pameran, expo nasional maupun internasional di jepang. Rencana produk berbahan baku utama rosela herbal Roselindo2 akan segera dipasarkan di seluruh wilayah Jepang dan manca negara dengan standar industri mamin Jepang. Kebutuhan bahan baku kelopak rosela kering (teh rosela) tsb. PT. Sankurasiki bekerjasama dengan COOP Indonesia mengembangkan varietas Roselindo2 di Jawa Timur dengan petani binaan COOP yang telah mengikuti magang di Jepang dan pembinaan/ kawalan Balittas. (Untung SB.)

Pada tanggal 12-13 Maret 2018, peneliti BALITTAS, Roni Syaputra, SP. mengikuti training irigasi tebu di Thailand. Bentuk kegiatan training mencakup seminar dan kunjungan lapang (field trip). Training irigasi tebu ini dibutuhkan karena beberapa tahun terakhir pengembangan tebu di Indonesia dilakukan di lahan kering, sehingga air sebagai faktor pembatas sangat berpengaruh terhadap produktivitas tebu. Thailand sebagai salah satu negara pengekspor gula di dunia telah menerapkan teknologi irigasi untuk mencukupi kebutuhan air tanaman tebu.

Kegiatan pada hari pertama adalah Seminar Teknis dengan narasumber dari NETAFIM dilaksanakan di Bangkok. Dalam seminar tersebut dijelaskan tentang efektifitas dan efisiensi air dengan drip irrigation dibandingkan sistem irigasi yang lainnya. Pada sistem drip irrigation juga bisa dilakukan secara bersamaan pemupukan untuk jenis pupuk yang mudah larut di dalam air seperti Urea dan KCl yang dikenal dengan istilah fertigation, sedangkan untuk pupuk yang lambat larut seperti NPK diaplikasikan di tanah.

Pada hari kedua dilakukan kegiatan kunjungan ke lahan tebu distrik Dankhuntod, Nakhonratchasrima, yang termasuk lahan suboptimal yang sangat membutuhkan irigasi untuk meningkatkan produktivitas tanaman tebu. Dari hasil kunjungan lapang terlihat jika dilakukan pengairan dengan baik, tanaman tebu tumbuh dengan optimal tetapi jika tidak diairi dengan baik terlihat pertumbuhan tebu yang terhambat, ruas tebu lebih pendek

Dari hasil seminar dan kunjungan lapang yang diikuti oleh peneliti Balittas di lahan petani tebu di Thailand ini, diharapkan juga dapat dikembangkan di lahan tebu suboptimal di Indonesia, sehingga produktivitas tebu dan gula nasional bisa ditingkatkan dalam upaya mewujudkan swasembada gula nasional.

Malang - Sosialisasi Benturan Kepentingan bagi Penyelenggara Negara (ASN) di Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat telah dilaksanakan pada tanggal 19 Maret 2018. Sosialisasi dilakukan oleh Tim Itjen Sus Kementerian Pertanian. Tim terdiri dari (Ketua: Bapak Ir. Yb Kuncoro Eko Pratanto, MM, anggota: Bapak Drh. Pujo Harmadi, MP., Akhmad Muslikh, SE., MM., dan M.Usnun Kurniawan, SP). Tujuan sosialisasi kali ini adalah untuk memberikan pandangan tentang benturan kepentingan yang sering terjadi di sebuah institusi. Benturan Kepentingan adalah situasi dimana penyelenggara negara memiliki atau patut diduga memiliki kepentingan pribadi terhadap setiap penggunaan wewenang yang dapat mempengaruhi kualitas keputusan atau tindakannya, sehingga keputusan atau tindakan tersebut menyimpang dari orisionalitas keprofesionalannya dan akan berimplikasi pada penyelenggaran negara yang bersangkutan. Benturan Kepentingan sering pula dimaknai sebagai konflik kepentingan (conflict of interest). Diharapkan Balittas dapat membuat Pedoman Benturan Kepentingan di lingkungannya, sehingga dapat meningkatkan budaya kerja dan pelayanan prima kepada stakeholder, mencegah terjadinya korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta meningkatkan integritas pegawai untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) yang bersih dan transparan dalam rangka melaksanakan komitmen Reformasi Birokrasi.

Malang – Rencana Kerja sama penelitian tahun 2018, antara Disbun Jatim dengan Balittas dihadiri beberapa perwakilan dari Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur diantaranya Ir. Hani Muhardiono, MM selaku Kabid beserta staf al : Ir. Paryanto, Bu Ririn, Bu Andri, dan bu Citra. Beberapa peneliti Balittas dianataranya Ir. Joko Hartono, Ir. Fatkhur Rochman, Sulis Nur Hidayati, SP, MP. Supriyadi, SP. Lia Verona, SE. MP. Nunik Eka Diana,SP. Kristiana SW, SP. MP. dan Sri Adi Kadarsih, SP. MSc. Pertemuan berisi agenda tentang kegiatan kerjasama yang akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2018, baik yang terkait dengan kegiatan pemuliaan, budidaya maupun panen dan pascapanen. (Nunik Eka Diana)

Jombang - Rapat koordinasi evaluasi kelayakan teknis sumber benih tebu bertempat di kantor BBP2TP Surabaya di Jombang pada tanggal 15 maret 2018. Rapat dibuka oleh Kabid perbenihan BBP2TP dan dihadiri oleh Direktorat Perbenihan, institusi pemuliaan (Balittas dan P3GI), Dinas/UPTD Daerah Propinsi Jatim, Jateng, NTB, Sulsel dan PG terkait. Rapat bertujuan untuk menyamakan persepsi institusi pemulia terkait format laporan hasil evaluasi kelayakan sumber benih tebu dan menentukan waktu pelaksanaan evaluasi di lapang. Hasil rapat disepakati bahwa untuk tahap pertama evaluasi kebun benih tebu, dengan pendampingan oleh 3 tenaga pemulia/peneliti Balittas, akan dilakukan di PT. Sumber Makmur Sejahtera (SMS), Kabupaten Dompu, dari tanggal 20-24 Maret 2018. Lahan yang akan dievaluasi oleh Tim Gabungan Pemulia Balittas/PBT-BBP2TP seluas 26 ha. (Bambang Heliyanto)

Malang - Kunjungan dari Dinas Pertanian Kabupaten Bandung pada tanggal 13 Maret 2018 yang dihadiri oleh Ir. Abd. Wahid selaku Ka. Subbag Kerjasama Setda Kab. Bandung, Kurniadin staf Distan Kab. Bandung, dan pak Sambas selaku APTI Kab. Bandung. Balittas diwakili oleh Dr. Sesanti Basuki, M.Phil. Prof. Dr. Suwarso selaku tenaga ahli dan pengelola kerja sama Balittas. Kedatangan rombongan dari Kab. Bandung membicarakan tentang program kegiatan kerjasama antara Balittas dan Distan Kab. Bandung tentang Uji multilokasi tembakau unggul lokal Kab. Bandung. Pada kesempatan tersebut dilanjutkan dengan membahas perjanjian kerjasama. (Nunik Eka Diana)

Malang - Pengawalan dan monitoring program peningkatan produktivitas tebu 150-200 t/ha (T150-200) dan hablur 15 t/ha dilakukan Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat dan PT Perkebunan Nusantara X di wilayah sembilan Pabrik Gula di Jawa Timur. Program T150-200 dimulai musim tanam 2017/2018 di 23 kebun TR dan TS dengan total luas sekitar 200 ha yang tersebar di wilayah PG Watutulis, PG Krembung, PG Gempolkrep, PG Jombang Baru, PG Pesantren Baru, PG Tjukir, PG Meritjan, PG Ngadirejo, dan PG Mojopanggung. Program ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas tebu 150-200 t/ha melalui penerapan teknologi budidaya tebu dengan mekanisasi. Pencapaian target produksi tersebut dilakukan pengamatan dinamika pertumbuhan secara berkala mulai umur satu bulan hingga panen. Saran perbaikan untuk mencapai target parameter setiap bulannya didiskusikan di lapang untuk ditindaklanjuti dan terus dimonitor pada bulan berikutnya.

Penanaman pada lahan eks padi di lahan sawah berpengairan mulai April hingga Mei 2017 (4B-5B), di lahan kering yang bisa diairi sebagian besar dilakukan pada bulan Juni sampai Juli 2017 (6A-7B) dan di beberapa kebun bahkan ada yang tertanam bulan Agustus 2017 (8A). Varietas yang ditanam sebagian besar masih menggunakan Bululawang (BL) dan di beberapa kebun selain menanam BL juga menanam varietas VMC 71-238, Cenning, dan PS 864. PKP yang digunakan adalah 135 cm dengan mekanisasi dan ada yang 110 cm pada lahan kering.

Hasil pemantauan dan monitoring di lapang yang dilaksanakan pada akhir Pebruari 2018 oleh tim Balittas dan Kantor Pusat PTPN X bersama Puslit Jengkol di beberapa kebun menunjukkan bahwa tanaman tebu yang ditanam pada masa tanam 4B-5B mencapai tinggi tanaman 3,0-3,25 m dan diperkirakan tinggi tanaman masih bisa bertambah hingga 3,5 m dan taksasi produktivitas mencapai 169-197 t/ha. Tanaman tebu banyak yang roboh bila tidak dilakukan pembumbunan atau kurang optimal. Jumlah batang bervariasi dengan kisaran 10-13 batang/m. Di beberapa kebun tanaman tebu yang dibumbun tinggi masih tetap tegak. Menunda masa tanam sampai 6A-7B tinggi tanaman tebu di bawah tiga meter yaitu 2,46-2,86 m dan 2,25-2,56 m pada masa tanam 8A, taksasi produktivitas mencapai 100-158 t/ha.

Pengawalan selanjutnya ditujukan untuk peningkatan rendemen. Memasuki fase pemasakan batang saat ini perlu menjaga kelancaran drainase kebun, minimalisasi genangan, monitoring kedalaman muka air tanah dan pengamatan brix secara berkala (Prima D.R. dkk).

Malang - Pada hari Senin dan Selasa 12-13 Maret 2018, Balittas menerima kedatangan Profesor Tsukasa Inaoka, Ph.D dari Department of Human Ecology, Faculty of Agriculture, Saga University, Jepang beserta tiga mahasiswa program Master (S2). Kedatangan tim dari Saga University tersebut adalah untuk menjajagi peluang kerjasama penelitian.

Rombongan diterima oleh Kepala Balittas beserta pejabat Eselon IV, Koordinator Program, Prof. Nurindah dan beberapa peneliti. Kegiatan diawali dengan perkenalan dari kedua belah pihak dan penyampaian profil Balittas, serta kegiatan penelitian pada tahun 2018. Secara umum, diskusi membahas dampak aplikasi insektisida terhadap lingkungan pertanian, dan secara khusus membahas produk pestisida botani (OrgaNeem) yang dihasilkan oleh Balittas dan telah dimanfaatkan secara luas pada pertanaman tembakau Na 0ogst.

Dalam diskusi ini dibahas peluang kerjasama penelitian tentang dampak aplikasi OrgaNeem pada pertanaman tembakau Na Oogst di Jember terhadap kesehatan lingkungan, terutama terhadap tanah pertanian di Jember. Topik penelitian ini dipertimbangkan untuk menjadi topik penelitian mahasiswa S2. Oleh karena itu, sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini akan disusun nota kesepahaman (MoU) antara Faculty of Agriculture, Saga University dengan Balittas untuk diimplemtasikan sebagai bentuk kerjasama riset internasional.

Selanjutnya tim Prof. Inaoka dan tim melakukan kunjungan ke beberapa fasiltas di Balittas, diantaranya adalah ke Laboratorium Terpadu, Laboratorium Entomologi (Insektorium, Lab Biokontrol, dan Lab Toksikologi), Fasilitas Penyimpanan Benih Jangka Panjang (Cold Seed Storage), serta Kebun Percobaan Karangploso.

Bogor - Balittas mengirimkan 2 orang calon pustakawan untuk mengikuti Pelatihan Teknis Perpustakaan (Pengenalan Pengelolaan Perpustakaan) Lingkup Kementerian Pertanian di Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian Ciawi pada tanggal 4-10 Maret 2018. Pada pelatihan ini, banyak tambahan ilmu dan pengetahuan ttg perpustakaan yang diperoleh. Diharapkan pelatihan ini mampu meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dlm mengelola perpustakaan pada unit kerja masing" secara profesional. Narasumber pelatihan berasal dari Pustaka, Perpusnas dan widyaiswara PPMKP CIAWI. (Indriati)

Para peneliti tembakau Balittas yang dipimpin oleh Bapak Dr. Djayadi melaksanakan koordinasi dengan Dinas Pertanian bidang perkebunan Kabupaten Ponorogo. Acara tersebut sebagai upaya tindak lanjut rencana kegiatan eksplorasi dan pemurnian tembakau lokal Kabupaten Ponorogo yang akan dilaksanakan pada tahun 2018.

Langkah pertama kegiatan evaluasi mengumpulkan semua benih tembakau dari varietas-varietas lokal yang ada di Kabupaten Ponorogo. Sentra penanaman tembakau lokal di Kabupaten Ponorogo tersebar di Desa Kaponan Kecamatan Mlarak, Desa Biting Kecamatan Badegan dan Desa Watubonang Kecamatan Badegan.

Berdasarkan informasi dari petani tembakau lokal di Kabupaten Ponorogo, tembakau rajangan halus varietas lokal Rejeb Cilik harga Rp. 250.000,-/kg , sedangakn tembakau rajangan halus varietas lokal Kedu Jinggo harganya mencapai Rp. 115.000,-/kg.

(Aprilia Ridhawati)

Malang: Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat (Balittas) menyelenggarakan Evaluasi RPTP/RDHP Tahun 2019 pada tanggal 6-7 Maret 2018 bertempat di Aula Jatropha. Acara ini dihadiri oleh Bapak Kepala Badan Litbang Pertanian, Ka. Puslitbang Perkebunan, Tim Evaluator dari Puslitbang Perkebunan, Kepala Balittas, para penanggung jawab RPTP/RDHP yang akan mempresentasikan usulan kegiatannya dan para peneliti Balittas. Dalam sambutannya Bapak Ka. Balitbangtan menyampaikan bahwa penelitian yang akan dilaksanakan harus berbasis output, focus pada komoditas prioritas Kementan untuk menuju swasembada pangan, varietas yang dilepas harus mampu memperbaiki sifat-sifat dari varietas yang sudah ada sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani. Pada kesempatan tersebut Bapak Ka. Balitbangtan sekaligus membuka secara resmi pelaksanaan Evaluasi RPTP/RDHP Tahun 2019. Adapun jadwal Evaluasi RPTP/RDHP Tahun 2019 adalah sbb:

Foto Kegiatan

Bogor : Focus Group Discussion (FGD) Dukungan Regulasi Pengembangan Perbenihan Tebu tahun 2018 diselenggarakan di Hotel Sahira, Bogor, 27-28 Februari 2018. Rapat dibuka oleh Direktur Perbenihan Perkebunan dan dihadiri Direktur Tanaman semusim dan Rempah serta 52 peserta dari institusi pemuliaan tebu (Balittas dan P3GI), stakeholder pergulaan dan Dinas/UPTD Daerah . FGD bertujuan untuk mensosialisasikan Kepmentan 01/Kpts/KB.020/1/2018 terkait perubahan prosedur sertifikasi benih dalam hal terjadinya kelangkaan benih tebu berjenjang bersertifikat. Peran serta Balittas menyiapkan 10 tenaga peneliti tebu untuk membantu melakukan evaluasi kelayakan sumber benih yg ada di PG dan masyarakat menggunakan spesifikasi teknis yang telah disepakati oleh institusi pemulia. Upaya ini diharapkan kebutuhan bahan tanam untuk kegiatan perluasan dan bongkar ratoon seluas 17.314 ha dapat dipenuhi.(Bambang Heliyanto)

Malang – Kepala Balittas, Ir. Emy Sulistyowati, MAg, Ph.D., menyerahkan bibit cabai secara simbolis kepada masyarakat sekitar kantor Balittas. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada acara Upacara Bendera tanggal 17 Maret 2017 di lapangan upacara Balittas. Balittas melalui KP. Karangploso telah menyebarkan sebanyak 6.500 bibit cabai kepada RT/RW di kota Malang, warga Desa Kepuharjo, beberapa sekolah, dan karyawan Balittas.

Pada tanggal 29 Maret 2017, acara penyerahan bibit cabai juga dilakukan di delapan (8) Desa Kecamatan Banyuputih, yang disaksikan oleh Bapak Bupati Kabupaten Situbondo, dalam Acara “Evaluasi Lapangan dan Penilaian Pelaksana Terbaik 10 Program Pokok PKK Tingkat Kabupaten Situbondo Tahun 2017 di Desa Banyuputih Kecamatan Banyuputih”. Penyerahan bibit cabai ini dilaksanakan dalam rangka mendukung Gerakan Tanam Cabai yang dilaksanakan Kementerian Pertanian untuk mengantisipasi kenaikan harga cabai. (Isni)

Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat telah menarik minat siswa SMAIT Kyai Sekar Al Amri Probolinggo untuk mengetahui lebih dalam tentang kegiatan penelitian tanaman pemanis, serat, tembakau dan minyak industri yang ada di Balittas.

Sejumlah 38 orang siswa dan guru pendamping berkunjung ke Balittas dalam rangka kunjungan akademik. Kunjungan dilaksanakan dua kali yaitu pada tanggal 9 dan 15 Maret 2017. Siswa yang berkunjung adalah dari jurusan IPA dengan pimpinan Bapak Hendri Dharmawan dan Bapak Pepi Kartiko.

Dalam kesempatan tersebut, para siswa berdiskusi dengan peneliti Balittas, Bapak Heri Prabowo, MSc., beliau adalah peneliti bidang Entomologi. Para siswa diberikan informasi tentang kegiatan penelitian dan inovasi hasil penelitian yang telah dihasilkan oleh Balittas.

Dalam diskusi tersebut, para siswa terlihat tertarik dengan profesi peneliti dan mereka banyak bertanya tentang kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang peneliti. Di akhir acara, para siswa diajak untuk mengunjungi beberapa laboratorium penelitian dan melihat beberapa varietas tanaman komoditas mandat Balittas yang ada di KP. Karangploso. (Isni)

Malang – Jumat (3/3/17) Balittas menerima kunjungan dari Ir. Herawati, M.Si., Ir. Purwanto, M.Si., Nur Hamid, dan Mardiyansah Efendi dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah. Kunjungan diterima oleh Prof. Subiyakto, Ir. Joko Hartono dan Ir. Titiek Yulianti, M.Ag.Sc, Ph.D., di Ruang Diskusi Boehmeria, Balittas.

Dalam sambutannya, Ir. Herawati, M.Si., menyampaikan tujuan kunjungan ini adalah untuk memperoleh informasi tentang pengelolaan serta pengembangan komoditas tebu dan tembakau yang dapat diterapkan di Jawa Tengah. Beliau juga menyampaikan bahwa saat ini tembakau rendah nikotin diminati oleh pabrik rokok di Jawa Tengah, namun petani masih enggan untuk menanam tembakau rendah nikotin. Karena itu, Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah berencana untuk berkerjasama dengan Balittas terkait dengan perihal tersebut.

Balittas menyambut baik atas tawaran kerjasama tersebut. Prof. Subiyakto menyampaikan bahwa perlu dibuat roadmap tebu di Jawa Tengah. Ir. Joko Hartono dan Ibu Ir. Ir. Titiek Yulianti, M.Ag.Sc, Ph.D., juga menyampaikan hal yang sama, perlu dibuat roadmap dan pemurnian varietas tembakau. (Isni)

Malang – Kamis (2/3/17) Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Dr. Ir. M. Prama Yufdy, M.Sc., bersama Tim SMART-D Badan Litbang berkunjung ke Balittas dalam rangka pembinaan SDM, monitoring dan evaluasi kegiatan SMART-D. Acara ini dihadiri oleh Kepala UPT Lingkup Malang dan karyawan-karyawati Balittas.

Acara dibuka oleh Kepala Balittas, Ir. Emy Sulistyowati, M.Ag., Ph.D., kemudian dilanjutkan dengan arahan Bapak Sesba Litbangtan, Bapak Dr. Ir. M. Prama Yufdy, M.Sc. Dalam arahannya beliau menyampaikan beberapa hal yaitu, seluruh pegawai diharapkan untuk meningkatkan kinerjanya. Di bidang penelitian, para peneliti dihimbau untuk meningkatkan kinerja penelitian dengan metode open innovation.

Setelah menyampaikan arahan dan diskusi dengan para peneliti Balittas, beliau meninjau beberapa fasilitas yang didanai oleh anggaran SMART-D, salah satunya laboratorium terpadu. Dalam meninjau laboratorium beliau didampingi oleh Kepala Balittas, Tim SMART-D, dan Tim ULP Balittas. Setelah berkunjung ke Balittas beliau melanjutkan kunjungan ke Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro). (Isni).

“Teknologi Pengendalian Uret dengan Mulsa Plastik pada Tanaman Tebu” dan “Penerapan Trash Management pada Tanaman Tebu Ratoon Guna Meningkatkan Kesuburan Tanah dan Produktivitas Tebu”. Uret merupakan salah satu hama penting pada tanaman tebu, terutama pada lahan kering dengan tipe tanah ringan berpasir. Serangan uret dapat mencapai 70% bahkan 100%, hal ini bisa menyebabkan penurunan hasil produksi tebu, bahkan gagal panen. Tanaman tebu yang terkena serangan uret menunjukkan gejala tanaman layu, daun menguning kemudian kering. Pada serangan yang berat tanaman mudah roboh dan mudah dicabut karena akar-akarnya dimakan uret.

Prof. Subiyakto dan tim peneliti dari Balittas melaksanakan penelitian untuk mengendalikan serangan uret dengan menggunakan mulsa plastik. Mulsa plastik digunakan untuk menutup guludan tebu. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa serangan uret dapat ditekan dan dikendalikan sehingga produktivitas tebu meingkatkan.

Di sisi lain, upaya peningkatan produktivitas tebu dilakukan dengan peningkatan unsur hara tanah dengan memanfaatkan ‘sampah’ yang berupa serasah daun tebu kering yang disebut Trash Management. Puslit Gula Jengkol PTPN X telah melaksanakan penerapan Trash Management pada tanaman tebu ratoon untuk meningkatkan kesuburan tanah dan produktivitas tebu. Hal tersebut disampaikan oleh Sandi Gunawan, SSi., dari Puslit Gula Jengkol.

Sisa tanaman tebu dicacah dengan menggunakan mesin pencacah khusus (trash shredder) yang ditarik dengan traktor besar, kemudian ditata dengan aturan pola 2-1-2. Peningkatan kesuburan tanah akan meningkatkan produktivitas tebu. Diharapkan dalam jangka Trash Management ini dapat mengurangi penggunaan pupuk anorganik.

Kedua materi tersebut di atas, disampaikan pada acara Seminar Balai Tanaman Pemanis dan Serat, Senin (21/03/16). Seminar tersebut, dihadiri oleh para peneliti dan teknisi Balittas, dan juga tamu undangan dari perwakilan UPT Kementan di Malang, perwakilan dari Dinas terkait, PTPN X, dan PT. Madubaru. Seminar dibuka oleh Kepala Balittas, Ir. Emy Sulistyowati, MAgr., PhD. (isni)

Malang - Kamis (28/01/16) Balittas melaksanakan acara Sosialisasi Unit Pengelolaan Gratifikasi (UPG) di Aula Jatropha pada hari Jumat (11/03/16) dengan narasumber Kepala BBIB Singosari, Drh. Enniek Herwiyanti, MP., dan dipandu oleh Ir. Titiek Yulianti, MAgSc., PhD. Acara dibuka oleh Kasubbag Tata Usaha, Ir. Erna Nurdjajadi, MSc.

Dalam sosialisasi ini, Ibu Enniek memaparkan tentang kegiatan UPG di BBIB Singosari dari proses awal pelaksanaan sampai dengan saat ini. Hal tersebut juga ditunjang dengan penginformasian tentang gerakan anti korupsi dengan menggunakan media cetak, elektronik, poster, banner yang disebarluaskan, baik di lingkungan internal maupun eksternal BBIB Singosari.

Sosialisasi UPG ini dilaksanakan dalam rangka mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi di Balittas, sesuai dengan Permenpan Nomor 60 Tahun 2012 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Lingkup Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah. Di lingkungan Kementerian Pertanian pengelolaan gratifikasi diatur dalam Permentan Nomor 97 Tahun 2014 tentang Pedoman Pengelolaan Gratifikasi Lingkup Kementerian Pertanian.

Balittas berkomitmen untuk mewujudkan WBK dan WBBM. Sosialisasi ini merupakan salah satu penyampaian informasi dan ajakan kepada seluruh karyawan Balittas untuk mengelola gratifikasi sesuai aturan yang berlaku. (isni)

Malang - Senin (07/03/16) telah dilaksanakan acara Pisah Sambut Kepala Balittas. Acara ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Kepala Balittas yang baru saja menjabat yaitu Ir. Emy Sulistyowati, MAg., PhD. Beliau dilantik sebagai Kepala Balittas pada tanggal 2 Maret 2016. Sebelumnya, beliau menjabat sebagai Kepala Balai Penelitian Tanaman Palma.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Puslitbang Perkebunan, Dr. Ir. Fadjry Djufry, MSi., Mantan Kepala Balittas, Ir. Mastur, MSi., PhD., yang saat ini menjabat sebagai Kepala BB Biogen, Kepala UPT Lingkup Malang Raya dan juga karyawan Balittas.

Acara dibuka dengan sambutan dari Bapak Mastur. Beliau menyampaikan terima kasih kepada selutuh pegawai Balittas yang telah bekerjasama selama beliau menjabat sebagai Kepala Balai. Acara kemudian dilanjutkan sambutan dari Ibu Emy. Dalam sambutannya beliau meminta dukungan dan kerjasama seluruh pegawai Balittas dalam melaksanakan tugas sebagai Kepala Balai. Setelah itu Bapak Kapus menyampaikan arahannya, beliau berpesan semoga Kepala Balittas yang baru agar dapat meningkatkan kinerja. . (isni)

PRAKIRAAN MUSIM KEMARAU 2015 WILAYAH PENGEMBANGAN TEBU DI INDONESIA

Oleh: Prima Diarini Riajaya
Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat

Wilayah pengembangan tebu di masing-masing provinsi mengikuti zona musim (ZOM) yang ditentukan oleh BMKG, dari 342 ZOM yang ditentukan oleh BMKG,65 ZOM merupakan wilayah pengembangan tebu di Indonesia. Awal Prakiraan Musim Kemarau 2015 (PMK 2015) di sebagian besar pengembangan tebu di Jawa dan Madura (92%) berlangsung mulai April 2015 sama dengan rata-ratanya (46%) dengan sifat hujan normal (73%).Di wilayah Takalar, Gowa, dan Jeneponto, Sulawesi Selatan awal PMK 2015 mulai April 2015 sama dengan rata-ratanya dengan sifat hujan normal sampai bawah normal sedangkan di Bone berlangsung mulai Juli 2015 maju dari rata-ratanya dengan sifat hujan Normal sampai Atas Normal.Awal PMK 2015 di Sumatera berlangsung mulai Mei 2015 (67%) mundur dari rata-ratanya (61%) dengan sifat hujan Normal (78%). Berikut disajikan prakiraan musim kemarau 2015 di berbagai wilayah pengembangan tebu di Indonesia (Tabel 1-4).

Readmore (pdf.48,3 kb)

Malang – Pada hari Jumat (27/3/15) Balittas mengadakan pelatihan pembuatan silase dan instalasi biogas dengan nara sumber Bapak Ludy Kartika Kristianto, SPT., MP. dari BPTP Kalimantan Timur. Acara ini dibuka oleh Bapak Kepala Balai dan dihadiri oleh para Peneliti, Kepala KP, dan juga Teknisi lingkup Balittas.

Acara dilaksanakan di dua tempat, yaitu di Aula Jatropha untuk penyampaian presentasi dan diskusi, dan di KP. Karangploso untuk praktek lapangan pembuatan silase. Materi presentasi yang disampaikan antara lain “Teknologi Pemanfaatan Limbah Ternak Menjadi Biogas untuk Kompor dan Listrik” dan “Pengolahan Pakan Lokal (Silase)”.

Pelatihan ini dilaksanakan guna memperkuat pengetahuan dan kegiatan penelitian terkait bio-industri yang saat ini dikembangkan oleh Balittas. Sebelumnya telah dilaksanakan seminar tentang Pengelolaan Sistem Tebu-Ternak, dan beberapa seminar bertema bio-industri lainnya.

Ludy Kartika Kristianto, SPT., MP. adalah salah satu peneliti bidang peternakan di BPTP Kaltim yang telah berhasil melakukan pendampingan desa mandiri energi di Kutai, Kalimantan Timur. Menurut beliau, pengembangan biogas dapat membantu daerah-daerah tertinggal yang tidak dialiri listrik.(isni 3 lestari)

SEMINAR PENGUATAN INDUSTRI DAN BISNIS GULA

Malang – Kepala Balittas, Ir. Mastur, M.Si., Ph.D., menghadiri acara Seminar Penguatan Industri dan Bisnis Gula di Indonesia Tahun 2015 pada Rabu (18/03/15) di Auditorium Adhiyana, Wisma Antara, Jakarta Pusat dengan penyelenggara PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara.

Narasumber pada acara ini adalah pakar dalam bidang pergulaan di Indonesia, seperti Prof. Dr. Bustanul Arifin (Guru Besar Ilmu Ekonomi Pertanian UNILA), H.M. Arum Sabil (Ketua APTRI), Prof. Ir. I Nyoman Pujawan, Ph.D, CSCP (Kepala Laboratorium Logistic and Supply Chain Management ITS), Ir. H. Mochammad Sulton, MM (Direktur Perencanaan dan Pengembangan PTPN X) dan beberapa narasumber lainnya.

Bapak Kepala Balai kemudian menyampaikan beberapa makalah dari hasil seminar tersebut pada acara Seminar Rutin Balittas, Kamis (19/03/15) di Aula Jatropha dengan moderator, Prof. Subiyakto. Makalah yang disampaikan antara lain 1) Kebijakan Perdagangan Gula di Indonesia; 2) Strategi Gula Nasional dalam Menghadapi Perdagangan Gula Global; dan 3) Upaya Peningkatan Kinerja Sektor On Farm GKP Indonesia.

Makalah-makalah tersebut disampaikan kepada para Peneliti dan Teknisi lingkup Balittas, karena dipandang perlu untuk disosialisasikan untuk menambah pengetahuan terutama para Peneliti Balittas. Setelah menyampaikan makalah tadi, acara dilanjutkan dengan tanggapan dan diskusi dari tiga makalah yang telah disampaikan. (isni 3 lestari)

“Potensi, kendala, dan strategi pengembangan tebu di luar Jawa” dan
“Strategi Peningkatan Produktivitas/Rendemen Tebu menuju Hablur 10 ton/ha”

Malang – Seminar Rutin Balittas kali ini dilaksanakan pada hari Kamis, 5 Maret 2015 di Aula Jatropha. Peserta seminar para peneliti dan teknisi Balittas. Acara ini dibuka oleh Bapak Kepala Balai, Ir. Mastur, M.Si., Ph.D. Pembicarapada seminar ini adalah Bapak Heru Wientoyo dan moderator, Prof. Subiyakto.

Topik yang diangkat dalam seminar kali ini adalah “Potensi, kendala, dan strategi pengembangan tebu di luar Jawa” dan “Strategi Peningkatan Produktivitas/Rendemen Tebu menuju Hablur 10 ton/ha”, yang semuanya disampaikan oleh Bapak Heru Wientoyo. Beliau adalah salah satu praktisi dalam bidang pergulaan.

Materi yang disajikan kali ini banyak menarik perhatian peserta seminar terutama para peneliti tebu. Banyak dari peserta yang bertanya lebih dalam tentang pengembangan dan budidaya tebu.

Kementerian Pertanian telah menargetkan swasembada gula pada beberapa tahun mendatang, karena itu Balittas sebagai UPT Badan Litbang Kementerian Pertanian memfokuskan penelitian tebu untuk merilis varietas tebu dengan rendemen tinggi.(isni 3 lestari)

AUDIT INTERNAL ISO 9001:2008 BALAI PENELITIAN TANAMAN PEMANIS DAN SERAT

Malang – Audit internal ISO 9001:2008 Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat dilaksanakan pada tanggal 2 s.d 5 Maret 2015. Acara ini diawali dengan Opening Meeting, yang dihadiri oleh Auditor Internal, Auditee dan seluruh pegawai Balittas. Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Balai, Ir. Mastur, M.Si., Ph.D. dan didampingi oleh Ketua Auditor, Ir. Fitriningdyah TK., MS. dan Kasubbag Tata Usaha, Ir. Erna Nurdjajati, M.Sc.

Acara yang dilaksanakan setahun sekali ini, merupakan ketentuan dari sistem manajemen mutu yang mensyaratkan adanya audit yang dilakukan di lingkup internal. Audit dilaksanakan di semua area dan hasilnya akan digunakan sebagai bahan perbaikan di masing-masing area.

Penerapan SMM ISO 9001:2008 di lingkup internal bermanfaat untuk menciptakan sistem kerja yang sistematis, terdokumentasi, dan dapat dipantau. Sedangkan untuk lingkup eksternal bermanfaat untuk meningkatkan kepuasan pelanggan, sebagai alat promosi dan meningkatkan kepercayaan, pelayanan publik sesuai standar, dan sejalan dengan “good governance”. (isni 3 lestari)

Artikel Terbaru

Artikel Populer

Pencarian

Sosial media

Agenda Kegiatan

No event in the calendar
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31


infografis

Terbitan

Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat

Jalan Raya Karangploso, Kotak Pos 199, Malang
Jawa Timur, Indonesia
balittas@litbang.pertanian.go.id
balittas.malang@gmail.com
T:(0341) 491447
F:(0341) 485121
0568285
Pengunjung Hari Ini
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
Total Kunjungan
1861
18665
156390
98596
495819
656
568285

Your IP: 54.226.4.91
2019-05-25 02:22:48
© 2015 Balittas. All Rights Reserved.

Please publish modules in offcanvas position.