Malang - Penggunaan serat kapas berwarna perlu mendapatkan dukungan, mengingat warna seratnya sudah alami sehingga tidak diperlukan lagi pewarna tekstil sehingga ramah lingkungan. Pewarna tekstil merupakan kontributor polutan yang sangat tinggi dengan penggunaan bahan-bahan kimia sepanjang proses produksi kain, dan konsumsi air yang sangat banyak.

Varietas unggul baru kapas BRONESIA 1 berasal dari galur 06062/3 merupakan hasil persilangan tahun 2006 antara KANESIA 7 (tetua betina, hasil persilangan TAMCOT SP 37 x LRA 5166) yang dilepas tahun 2003 dengan aksesi RLBL (KI. 502; tetua jantan, hasil introduksi dari Australia pada tahun 1996). Galur 06062/3 toleran terhadap kekeringan, agak rentan terhadap hama A. biguttula dengan kerapatan bulu daun 197.3 bulu/cm2 (sedikit). Potensi produksi bervariasi antara 1359.7 kg – 2534.6 kg kapas berbiji/ha tanpa pengendalian hama dan 1355.8 kg – 2708.7 kg kapas berbiji/ha dengan perlakuan pengendalian hama. Galur 06062/3 beradaptasi secara luas dengan perlakuan benih maupun tanpa perlakuan benih. Galur 06062/3 memiliki kandungan serat 33,6 %, kekuatan serat 22,4 g/tex, kehalusan serat 5,7 mikroner, panjang serat 23,9 mm, keseragaman serat 84.7 % dan mulur serat 6.9 %. Galur 06062/3 diusulkan untuk dilepas dengan nama BRONESIA 1.

Varietas unggul baru kapas BRONESIA 2 berasal dari Galur 06066/2 (KANESIA 8 x RLBL) merupakan hasil persilangan tahun 2006 antara KANESIA 8 (tetua betina, hasil persilangan DPL ACALA 90 x LRA 5166 yang dilepas tahun 2003) dengan KI. 502 (tetua jantan, hasil introduksi dari Australia pada tahun 1996). Galur 06066/2 memiliki ketahanan moderat terhadap kekeringan, dan agak rentan terhadap A. biguttula. Potensi produksi bervariasi antara 1287.0 kg – 2492.5 kg kapas berbiji/ha tanpa pengendalian hama, dan 1031.3 kg – 2473.9 kg kapas berbiji/ha dengan pengendalian hama. Galur 06066/2 mampu beradaptasi secara luas pada kondisi dengan perlakuan benih maupun tanpa pengendalian hama. Galur 06066/2 memiliki kandungan serat 34,5 %, kekuatan serat 23,7 g/tex, kehalusan serat 4,0 mikroner, panjang serat 25,7 mm, keseragaman serat 84,9 % dan mulur serat 5,9 %. Galur 06066/2 diusulkan untuk dilepas dengan nama BRONESIA 2.

Varietas unggul baru kapas BRONESIA 3 berasal dari galur 06063/3 (KANESIA 8 x 73814) yang merupakan hasil persilangan antara KANESIA 8 (tetua betina, hasil persilangan DPL ACALA 90 x LRA 5166 yang dilepas tahun 2003) dengan KI. 42 (tetua jantan, hasil introduksi dari Yunani pada tahun 1983). Galur 06063/3 rentan terhadap kekeringan, agak tahan terhadap hama A. biguttula dengan kerapatan bulu daun 333.3 bulu/cm2 (sedang). Potensi produksi bervariasi antara 1231.3 kg – 2288.3 kg kapas berbiji/ha tanpa pengendalian hama, dan 1280.0 kg – 3054.4 kg kapas berbiji/ha dengan pengendalian hama. Galur 06063/3 mampu beradaptasi secara luas pada kondisi dengan pengendalian hama, maupun tanpa pengendalian hama. Galur 06063/3 memiliki kandungan serat 33,1 %, kehalusan serat 4,1 mikroner, kekuatan serat 21,2 g/tex, panjang serat 23,2 mm, keseragaman serat 83,6 % dan mulur serat 8,8 %. Galur 06063/3 diusulkan untuk dilepas dengan nama BRONESIA 3.

 

Depok – Sidang pelepasan varietas tanaman perkebunan sudah selesai dilaksanakan pada hari Senin, Tanggal 14 Mei 2018 bertempat di Hotel Savero Depok. Sebanyak lima komoditi yaitu kapas, aren, kelapa sawit, tebu dan tembakau diajukan untuk dinilai oleh tim penilai sebanyak 18 orang dengan latar belakang kepakaran terkait dan mewakili komoditi utama perkebunan. Balitbangtan melalui Balit Palma mengajukan calon varietas Aren asal Kabupaten Lebak hasil kerjasama dengan Pemda Provinsi Banten sejak tahun 2014. Balittas mengajukan 3 calon varietas hasil pemuliaan kapas dengan karakter spesifik serat warna coklat. Selain itu juga diajukan 7 calon varietas tembakau Mole asal Garut kerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Garut dan 9 calon varietas tembakau Mole Putih asal Majalengka dan Mole Merah asal Sumedang Jawa Barat kerjasama dengan Balai Pengembangan Benih Tanaman Perkebunan Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat. Pembahasan sidang berlangsung dari siang sampai malam hari tersebut telah disetujui dilepasnya 3 varietas kapas warna coklat, 2 varietas kelapa sawit, 2 varietas tebu, 11 varietas tembakau dan 1 varietas aren. Sebanyak 15 varietas dari 19 varietas yang disetujui dilepas merupakan usulan dari Balitbangtan, Kementan. Masing-masing varietas memiliki keunggulan baik produksi, umur mulai berproduksi maupun karakter spesifik. Khusus untuk komoditi tembakau, memiliki keunggulan mutu, ketahanan terhadap hama dan penyakit penting dan kespesifikan lokasi tumbuh. (Admin)

 

Malang – 17 Mei 2018 Balittas telah selesai melakukan Audit Internal SMM ISO 9001 : 2015 lingkup Balittas. Audit Internal telah dilaksanakan dari tanggal 2-8 Mei 2018, dimulai dengan Opening Meeting Audit Internal pada tanggal 2 Mei 2018, dilanjutkan dengan Audit Internal di area Manajemen, Jasa Penelitian (Jaslit), Pelayanan Teknik (Yantek), Tata Usaha, Kelompok Peneliti (Kelti), Unit Penyediaan Benih Sumber (UPBS), serta Sekretariat ISO pada 3-8 Mei 2018. Audit Internal Balittas bertujuan untuk memastikan bahwa manajemen di unit-unit atau area kerja yang ada di Balittas berjalan dengan baik dan sistem yg digunakan efektif untuk perbaikan berkelanjutan. Audit internal dilakukan dengan menganalisis, memberikan berbagai saran serta penilaian terhadap sistem manajemen dalam satu area. Selain tujuan tersebut Audit Internal juga memiliki fungsi dalam memberikan pengawasan pada seluruh aktivitas yang sulit ditangani oleh Kepala Balai, pengidentifikasian dan minimalisasi resiko, Report Validation, mendukung dan membantu manajemen pada bidang-bidang teknis, membantu proses decision making, menganalisa masa mendatang, serta membantu Kepala Balai dalam mengelola Balittas. Setelah terkumpul laporan Audit internal yg dibuat oleh auditor, selanjutnya dilakukan pertemuan internal tim auditor pada tanggal 11 Mei 2018 di ruang Boehmeria. Closing ceremony Audit Internal direncanakan akan dilakukan pada 17 Mei 2018.

 

 

Malang – Senin (22 Mei 2017) dilaksanakan Opening Meeting Audit Internal ISO 9001:2015 di Aula Jatropha. Acara ini dibuka oleh Kepala Balittas, Ir. Emy Sulistyowati, M.Ag., Ph.D., dan dihadiri oleh Auditor Internal, Auditee dan seluruh pegawai Balittas. Audit internal ini dilaksanakan selama 3 hari, dari tanggal 22 s/d 24 Mei 2017.

Tujuan dilaksanakan audit internal adalah sebagai berikut:

  1. Mengevaluasi kecukupan persyaratan mutu yang telah dikembangkan di Balittas.
  2. Menentukan kesesuaian penerapan sistem mutu dengan kriteria sistem dokumentasi yang diterapkan.
  3. Melihat apakah sistem telah diterapkan dan dipelihara secara efektif.
  4. Mengevaluasi pemenuhan peraturan/persyaratan mutu.
  5. Mengevaluasi kinerja penerapan sistem mutu dan melihat peluang perbaikan untuk kesempurnaan sistem mutu yang dilaksanakan.

Dalam sambutannya, Ibu Kepala Balai menyampaikan bahwa peran auditor adalah sebagai mitra kerja, membina di setiap area terhadap penerapan sistem mutu sehingga dapat diterapkan dengan baik.

Audit internal di Balittas dilaksanakan setahun sekali. Acara tersebut merupakan ketentuan dari sistem manajemen mutu yang mensyaratkan adanya audit yang dilakukan di lingkup internal. Audit dilaksanakan di semua area dan hasilnya akan digunakan sebagai bahan perbaikan di masing-masing area. (Isni)

PEKAN NASIONAL KONTAK TANI NELAYAN ANDALAN (PENAS KTNA) XV

Banda Aceh – PEKAN Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (Penas KTNA) XV telah dibuka oleh Presiden Joko Widodo pada hari Sabtu, 6 Mei 2017 di Banda Aceh. Acara tersebut berlangsung sejak tanggal 6–11 Mei 2017, merupakan ajang gelar teknologi di bidang pertanian dengan seluruh subsektornya. Puluhan ribu peserta hadir dari berbagai daerah di Tanah Air.

Badan Litbang Pertanian memamerkan seluruh produk unggulannya dalam bentuk demplot varietas unggul baru, alat dan mesin pertanian, maupun pameran produk unggulan lainnya. Koordinator pelaksanaan Penas KTNA XV Badan Litbang Pertanian di Aceh dijabat oleh Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Aceh, Ir. Basri A. Bakar M.Si.

Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat (Balittas) ikut serta menampilkan komoditas unggulannya yaitu tanaman tebu dan bunga matahari. Tanaman tebu menampilkan 5 varietas unggul nasional dalam bentuk demplot yaitu varietas VMC71-238, Bulu Lawang (BL), PA 028, PSDK 923 dan varietas unggul lokal Kerinci.

Kandidat varietas unggul baru tebu hasil penelitian (MLG 52 dan MLG 55) yang produktivitasnya berkisar 127–136 ton/ha, rendemen 7,5–10, dan hablur 9,9–10,2 ton/ha siap dilepas tahun 2018. Sedangkan bunga matahari ditanam sepanjang jalan akses masuk ke lokasi gelar teknologi. Penas KTNA ke-16 rencananya akan dilaksanakan di Sumatera Barat pada tahun 2020. (cs)

Malang – Balittas melaksanakan sosialisasi KNAPPP (Komite Nasional Akreditasi Pranata Penelitian dan Pengembangan) pada hari Selasa, 9 Mei 2017 di Aula Jatropha. Acara dibuka oleh Kepala Balittas, Ir. Emy Sulistyowati, MAg., PhD. Setelah acara pembukaan, acara dilanjutkan dengan sosialisasi KNAPPP oleh Bapak Dr. Joni Munarso dari Tim KNAPPP Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti).

Sosialisasi ini dilaksanakan dalam rangka persiapan Balittas menjadi Pranata Penelitian dan Pengembangan dalam bidang tanaman serat. Perlolehan KNAPPP bagi sebuah lembaga penelitian adalah sebuah jaminan bahwa lembaga pranata litbang mempunyai kinerja yang baik dan produk hasil penelitian yang unggul. Setelah acara tersebut dilanjutkan dengan penyampaian pedoman mutu pranata litbang Balittas oleh Kepala Balai.

Pada hari berikutnya, dilaksanakan Bimbingan Teknis KNAPPP dengan narasumber bapak Dr. Joni Munarso. Acara ini dihadiri oleh para penanggung jawab area, Ketua Kelompok Peneliti, dan tim sekretariat KNAPPP. (Isni)

Malang – Sejumlah 60 mahasiswa dan 10 dosen Fakultas Pertanian, Universitas Tidar Magelang berkunjung ke Balittas. Acara tersebut berlangsung pada hari Kamis, tanggal 4 Mei 2017. Kunjungan diterima oleh Ir. Erna Nurdjajati, M.Sc.

Dekan Fakultas Pertanian, Ir. Gembong Haryono, M.Pd., turut mendampingi para peserta kunjungan. Beliau juga memberikan sambutan pada acara tersebut. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakan kunjungan ini adalah memberikan pengetahuan baru untuk mahasiswa terkait kegiatan penelitian yang ada di Balittas.

Bapak Dekan juga menyampaikan bahwa Fakultas Pertanian menginginkan adanya kerjasama bidang pendidikan dan pengabdian masyarakat. Kegiatan kerjasama meliputi praktik kerja lapangan, pemagangan bagi mahasiswa, penelitian, dan pelatihan/tutorial bagi dosen dan mahasiswa. Ir. Erna Nurdjajati, MSc., mewakili Kepala Balittas menyambut baik usulan kerjasama tersebut.

Setelah sambutan tersebut, peserta kunjungan berdiskusi dengan peneliti Balittas, Bapak Ahmad Dhiaul Khuluq, STP., MSi. Beliau menyampaikan materi singkat tentang budidaya tanaman komoditas mandat Balittas. (Isni)

 

PERESMIAN RUMAH PENGOLAHAN SAMPAH BALITTAS

Malang  - Jumat (27/05/16) dilaksanakan peresmian Rumah Pengolahan Sampah Balittas oleh Kepala Balai, Ir. Emy Sulistyowati, MAg., PhD., dan dihadiri oleh para pegawai Balittas dan Tim Edukasi Bersama (TEB) Malang. Peresmian tersebut ditandai dengan pelepasan burung dan pembakaran sampah secara simbolis oleh Kepala Balittas.

Ibu Kepala Balai menyampaikan bahwa, Peresmian Rumah Pengolahan Sampah ini adalah salah satu bentuk partisipasi Balittas dalam mewujudkan lingkungan bebas sampah. Sampah yang ada di Balittas terutama sampah organik dapat diolah dan dimanfaatkan menjadi pupuk organik dengan peralatan yang sudah tersedia di instalasi pengolahan kompos .

Rumah Pengolahan Sampah tersebut juga dimanfaatkan sebagai salah satu lokasi kunjungan pada kegiatan wisata edukasi dan outbond yang ada di Balittas. Diharapkan tempat tersebut dapat memberikan manfaat kepada masyarakat.

Setelah acara peresmian tersebut, acara dilanjutkan dengan kegiatan out bond yang diikuti oleh pegawai Balittas. Acara ini merupakan rangkaian kegiatan menyambut bulan Ramadhan 1437 H. Selain acara out bond akan dilaksanakan juga donor darah dan ceramah kesehatan. (Isni)

 

PEMULIAAN DAN PELEPASAN VARIETAS TANAMAN PERKEBUNAN

Malang  - Seminar Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat dilaksanakan pada hari Senin (09/05/2016) di Aula Jatropha. Narasumber pada seminar kali ini adalah Bapak Rasidin Azwar, PhD., APU., Beliau adalah Ketua Tim Penilai Pelepasan dan Penarikan Varietas (TP2V) Tanaman Perkebunan. Judul seminar kali ini adalah “Pemuliaan dan Pelepasan Varietas Tanaman Perkebunan”.

Terdapat tujuh (7) topik pembahasan materi yang disampaikan Bapak Prof. Rasidin Azwar, yaitu sistem perbenihan, pengertian tentang varietas, proses pembentukan varietas, pengujian varietas, penyusunan deskripsi varietas, pelepasan varietas, dan penyusunan proposal pelepasan varietas .

Seminar ini dihadiri oleh beberapa pejabat dari Pemerintah Daerah dan perwakilan dari perusahaan swasta, diantaranya Dinas Perkebunan Prov. Jawa Timur, Dinas Perkebunan Prov. Nusa Tenggara Barat, Dinas Perkebunan Kab. Blitar, Balai Pengawasan dan Sertifikasi Mutu Barang Surabaya, PT. Aliance One Indonesia, PT. Benih Mas, PT. Pulau Sumbawa Agro. Selain tamu undangan, acara ini juga dihadiri oleh para Peneliti dan Teknisi lingkup Balittas.

Menurut Bapak Rasidin Azwar, menyamakan persepsi tentang apa yang dinilai dan apa yang dinilaikan dalam proses pengajuan proposal pelepasan varietas tanaman perkebunan perlu dipahami bersama. Hal ini penting agar dalam proses pengajuan pelepasan varietas dapat diterima oleh tim penilai pelepasan varietas. (Isni)

Malang – Rabu (27/05/15) Balittas menerima kunjungan dari Dinas Pertanian dan Kehutanan Kab. Pemalang Provinsi Jawa Tengah. Peserta kunjungan sejumlah 40 orang terdiri dari petani tembakau dan petugas pendamping dari Kab. Pemalang dipimpin olehSekretaris Dinas, Ibu Hj. Tuti Hasanah, SE. Setibanya di Balittas, rombongan diterima oleh Bapak Kepala Balai, Ir. Mastur, MSi., PhD.

Dalam acara kunjungan tersebut bapak Kepala Balai didampingi oleh para peneliti Balittas yaitu Ir. Moch. Sholeh, Ir. Joko Hartono, dan Ruly Hamida, MSc. Setelah acara pembukaan dan sambutan, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab dengan para peneliti Balittas.

Sesi diskusi ini berlangsung kurang lebih dua jam. Banyak dari peserta yang bertanya tentang budi daya tanaman tembakau yang baik, perbenihan tembakau, dan masalah-masalah yang dihadapi petani dalam budi daya tembakau di Kab. Pemalang.

Setelah sesi diskusi dengan para peneliti, kegiatan ini dilanjutkan dengan mengunjungi beberapa fasilitas pendukung penelitian seperti laboratorium, gudang benih, UPBS Balittas dan juga KP Karangploso. (isni 3 lestari)

Artikel Terbaru

Artikel Populer

Pencarian

Sosial media

Agenda Kegiatan

No event in the calendar
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31


infografis

Terbitan

Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat

Jalan Raya Karangploso, Kotak Pos 199, Malang
Jawa Timur, Indonesia
balittas@litbang.pertanian.go.id
balittas.malang@gmail.com
T:(0341) 491447
F:(0341) 485121
0568371
Pengunjung Hari Ini
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
Total Kunjungan
1947
18665
156476
98596
495905
656
568371

Your IP: 54.226.4.91
2019-05-25 02:25:12
© 2015 Balittas. All Rights Reserved.

Please publish modules in offcanvas position.