Tags:

17 Oktober 2019, Balittas mengadakan Seminar Bulan Oktober 2019 dengan mengundang Dr. Sumarno dari Puslitbangtan. Acara seminar dihadiri oleh peneliti dan teknisi Balittas, BPTP, Balitkabi, Balijestro, serta mahasiswa magang. Seminar dibuka oleh Kepala Balai Dr. Titik Sundari, MP. dengan moderator Ir. Gatot S.A.F., MP. Materi yang disampaikan oleh Dr. Sumarno dengan judul "GAP SEBAGAI PERANGKAT LUNAK DALAM PERTANIAN MODERN TANAMAN PERKEBUNAN". Seminar ini membahas mengenai beberapa isu penting pertanian modern, cakupan pertanian modern, perdaganan nasional dan internasional, technical barrier to trade/non tariff barriers, pengenalan Good Agricultural Practice (GAP) bersertifikasi dan komponen dari GAP, penerapan GAP, serta pertanian modern, ekologis, konservasif. Beliau juga menyampaikan beberapa upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah secara normatif dengan menggunakan konsep Integrated Crop Management (ICM) yang asli, serta fakta di lapangan dan respons dari sebagian masyarakat mengenai upaya tersebut.

 

Tuban, 15 Februari 2019 - Kunjungan Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, dalam rangka panen jagung di Tuban Jawa Timur disambut antusias oleh ribuan petani Tuban dan sekitarnya. Provinsi Jawa Timur memiliki kontribusi yang sangat besar sebagai salah satu penghasil jagung, pada 2019 estimasi produksi jagung di Jawa Timur pada periode Januari-Maret 2019 mencapai 1.694.355 ton. Di Kabupaten Tuban sendiri luas panen jagung pada periode yg sama sebesar 69.285 Ha dengan potensi produksi sebesar 307.414 ton.

Balitbangtan berperan aktif dalam kunjungan kerja Mentan di Kec. Montong Tuban yang dihadiri sekitar 10.000 orang. Kunjungan kerja di Tuban didampingi oleh Bupati Tuban, Wakil Asisten Teritorial KASAD, Ketua KPPU, Bulog Divre Jatim, Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT), Asosiasi/Peternak Telur dan Daging Ayam dan Gapoktan serta UK-UPT Balitbangtan di Jatim (Balittas, Balitkabi, Balitjestro, Balitkabi serta BPTP Jatim). Dalam kunjungan ini Mentan, Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa saat ini Tuban sedang banjir jagung dan untuk mengantisipasi merosotnya harga saat panen, Bulog dihimbau menyerap hasil panen tersebut untuk pakan ternak.

Dalam kesempatan tersebut Mentan melakukan panen jagung secara simbolis dan menyaksikan penandatanganan kesepakatan antara petani jagung, BULOG, Koperasi dan pengusaha pakan ternak, dimana dalam kesepakatan tersebut Kementerian Pertanian menyerahkan bantuan berupa 10 unit dryer, 5 unit combine harvester, 5 unit traktor roda empat, 19 unit traktor roda dua, 5 unit cultivator, 31 unit pompa air dan benih jagung hibrida untuk 20.000 ha. Tingginya antusiasme petani jagung membuat Mentan menambah bantuan benih untuk 10.000 ha

“Kepentingan petani harus dibela dan sinergi petani jagung-peternak serta peran bulog dalam menjembatani adalah sistem yang kami bangun saat ini”, ujar Amran dalam sambutannya.

Kementan terus berupaya meningkatkan produksi jagung nasional melalui berbagai langkah seperti Upaya Khusus Padi Jagung Kedelai (UPSUS PAJALE) maupun Perluasan Areal Tanam Baru (PATB). Pendampingan UPSUS di Jawa Timur melibatkan peran BPTP melalui implementasi inovasi teknologi ditingkat petani mulai varietas hingga alat dan mesin pertanian.

"Kita adalah negara agraris. Negara kuat jika petani kuat," ujar Mentan diakhir sambutannya.

Halaman 1 dari 23

Artikel Terbaru

Artikel Populer

Pencarian

Sosial media

Agenda Kegiatan

Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31


infografis

Terbitan

Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat

Jalan Raya Karangploso, Kotak Pos 199, Malang
Jawa Timur, Indonesia
balittas@litbang.pertanian.go.id
balittas.malang@gmail.com
T:(0341) 491447
F:(0341) 485121
3767515
Pengunjung Hari Ini
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
Total Kunjungan
34017
108755
700385
422504
1261186
1782032
3767515

Your IP: 18.205.176.85
2019-11-17 08:45:52
© 2015 Balittas. All Rights Reserved.