Tags:

Seminar Hasil Penelitian Tahun anggaran 2018 dilaksanakan selama 3 hari (19-21 Februari 2019). Pembukaan dan Sambutan dilakukan oleh Ka. Balittas Dr.Ir. Mohammad Cholid, M.Sc., dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa Penelitian sekarang sudah berbasis Autcome, sehingga setiap kegiatan penelitian harus bermanfaat dan menghasilkan teknologi. Diharapkan dari hasil penelitian yang sudah selesai dilaksanakan bisa dihasilkan bahan KTI untuk memenuhi Publikasi yang ada di Balittas maupun di Puslitbang Perkebunan. KTI merupakan salah satu parameter dari output yang kita hasilkan. Seminar diikuti oleh para peneliti dan teknisi. Seminar hari pertama Selasa, 19 Februari 2019, Sesi pertama dipandu oleh Ibu Nurul Hidayah, MSi, Ph.D. yang menyajikan tiga (4) judul RPTP terdiri dari 1) Perakitan Varietas Unggul Tebu Rendemen Tinggi (Potensi Rendemen Lebih Dari 10% dan Produksi Hablur s/d 10 Ton/Ha) untuk Pengembangan di Lahan Kering (Dr. Bambang Helyanto); 2) Uji Adaptasi Klon-Klon Tebu Unggul Baru (Ir. Fitriningdyah TK MS.); 3) Uji Respon Klon-Klon Unggul Baru Tebu Pada Beberapa Sistem Tanam (Dr. Djumali). dan 4) Perakitan Varietas Dan Teknologi Budidaya Tanaman Kemiri Sunan (Dr. Mohammad Cholid, MSc.). Setiap penanggung jawab ROPP kegiatan menyajikan sendiri hasil penelitiannya untuk lebih memperjelas hasil-hasil yang diperoleh dari kegiatan tersebut. Selesai penyajian hasil, dilanjutkan dengan pembahasan makalah oleh para pembahas yang telah ditunjuk sesuai dengan kepakarannya.

Jumat, 25 Januari 2019 Balittas mendapatkan kunjungan dari Hempco Kanada, PT. Mali Minoli Agroindustri (MNA) yang merupakan Penanaman Modal Asing (PMA) dari Thailand, serta PG. Rejoso Manis Indonesia (RMI). Kunjungan ini dilakukan untuk konsultasi dan inisiasi kerjasama komoditas Rami dan Tebu. Saat rombongan diterima Kepala Balittas Dr. Mohammad Cholid, M.Sc., yang didampingi beberapa peneliti Balittas tersebut diinisiasi kerjasama komoditas tanaman rami. PT. Hapmco yang diwakili oleh Jed. M. Alkatiri dan Andi Lahmudin H. adalah perusahaan Kanada yang tertarik mengembangkan industri rami di Indonesia.

Peluang pengembangan rami (Boehmeria nivea L.) di Jawa Barat, khususnya Kabupaten Garut, untuk mendukung industri berbasis rami dengan target menghasilkan 250 produk turunan rami dibahas bersama. Dr. M. Cholid memberikan gambaran tentang rami yang meliputi teknologi pendukung dari Balittas yaitu varietas, teknik budidaya, penanganan pasca panen serta manfaat dan pengembangan rami. Hempco mendukung penyediaan lahan untuk penanaman rami, teknologi penanganan pasca panen rami, serta teknologi produksi derivat rami berupa produk pangan, serat dan obat-obatan.

Balittas selanjutnya akan melakukan survey kelayakan lahan untuk pengembangan rami di Kabupaten Garut termasuk mendukung penyediaan benih rami varietas Ramindo 1 sedangkan pengembangan rami dilakukan oleh Hempco/PT MNA. Selama proses tersebut Balittas mendampingi proses budidaya rami dan pengolahan rami untuk menghasilkan produk-produk turunannya.

Pihak Hempco/PT MNA memberi dukungan penyediaan lahan untuk penanaman rami di Kabupaten Garut, termasuk koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Garut untuk penyelarasan pemanfaatan lahan dan akan meyiapkan industri dan teknologi pengolahan rami, mulai dari penangan pasca panen hingga menghasilkan produk turunan. Partisipasi petani dengan menyuplai batang rami hasil panen untuk selanjutnya diproses oleh Hempco/MNA.

Mekanisme kerjasama penelitian dan pengembangan rami di Indonesia yang melibatkan lembaga internasional akan ditindaklanjuti di Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian, dengan Balittas sebagai pelaksananya. Selain berminat untuk mengembangkan tanaman rami, PT. MNA yang merupakan investor dari Thailand, juga berminat untuk mengembangkan tebu di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Nusa Tenggara Timur (NTT).

PT. MNA berkeinginan untuk kerjasama di bidang pembibitan, pendampingan dan pelatihan kepada masyarakat setempat untuk meningkatkan keterampilan dan pendapatan masyarakat. Selain pendampingan PT MNA dan RMI juga berencana untuk melakukan uji adaptasi klon-klon tebu potensial. Adapun informasi yang ingin diketahui oleh kedua investor tersebut adalah ketersediaan benih sesuai dengan pola tanam tebu tipe 2 di lokasi pengembangan TTU. Konsultasi dan inisiasi kerjasama PG. Rejoso Manis Indonesia (RMI) yang diwakili oleh I gede Wiraduta menyampaikan bahwa PG. Rejoso berlokasi di Blitar bergerak dibidang pergulaan yang telah membangun pabrik gula dengan kapasitas 10.000 -20.000 TCD. RMI menginginkan kerjasama dengan Balittas yang dinilai telah mengembangkan varietas-varietas baru melalui kultur jaringan yang lokasinya tidak terlalu jauh dari Blitar sehingga diharapkan dapat membantu meningkatkan produksi tebu dengan varietas barunya yang ada di Blitar.

Penanaman komoditas tebu di Kabupaten Blitar ratunnya sudah lebih dari 5 kali yang tentunya akan menurunkan produksi dengan mayoritas varietas BL. Harapannya di Kabupaten Blitar dapat dikembangkan varietas masak awal yang cukup dominan untuk dikembangkan.

6 Februari 2019 - Pendampingan dan pelatihan panen dan proses penyeratan kenaf di kebun kenaf Dewan Serat Indonesia (DSI) Bekasi (Areal lahan PT. Rekadaya), sekaligus sosialisasi ragam tanaman serat alam mandat Balittas serta Litbang Pertanian pada umumnya. Acara yang dikemas dengan tema Panen Perdana Kenaf DSI dihadiri oleh sekitar 24 orang dari pengurus utama DSI, Dekranas, Warlami, Pemerhati dan penggiat serat alam serta dari tuan rumah PT. Rekadaya Multi Adiprima yang salah satu usahanya memasok Fibreboard dari sabut kelapa ke PT. Astra Ventura. Pada acara pembukaan panen perdana kenaf Ketua umum yg diwakili Sekjen DSI menyampaikan tentang pentingnya perjuangan DSI untuk memajukan industri berbasis serat alam yang dihasilkan dari kekayaan alam Indonesia untuk kemakmuran dan kesejahteraan petani dan bangsa Indonesia. DSI sudah mendapat restu dari Presisen RI sehingga akan lebih mempermudah dan menambah gairah kiprah DSI untuk memajukan dan memakmurkan negara Indonesja lewat serat alam dalam negeri. Di lain pihak, sambutan Tuan Rumah , PT. Rekadaya sangat senang dan berusaha untuk lebih banyak memanfaatkan serat alam dalam negeri yang banyak ragamnya dan berlimpah. Pada acara panen, pelatihan dan sosialisasi kenaf dan serat alam lainnya, para peserta begitu antusias dan banyak berdiskusi hingga selesai acara. Acara ini sangat bermanfaat dan membantu membuka wawasan mereka tentang bermacam jenis tanaman serat dan potensinya di Indonesia yang bisa dimanfaatkan oleh para pengusaha. Selama ini mereka kebanyakan hanya mengetahui dalam bentuk serat atau benang bahkan produknya saja.

Rapat Kerja Pusat Unggulan Iptek (PUI) dilaksanakan pada tanggal 30-31 Januari 2019 di Auditorium Graha Widya Bakti Puspitek Serpong, Tanggerang. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat Sinergi rencana Kerja PUI Tahun 2019. Raker diikuti oleh 137 lembaga PUI, yang terdiri dari 109 Lembaga PUI Litbang dan 28 Lembaga PUI Perguruan Tinggi.
Direktur Lembaga Litbang Kemenristek Dikti Kemal Prihatman menjelaskan, akan memperluas program Pusat Unggulan Iptek (PUI) ini agar lembaga litbang mampu menghasilkan produk Iptek dan produk inovasi berbasis permintaan pasar . Perluasan program PUI ini juga bertujuan untuk meningkatkan daya saing pengguna teknologi, baik dunia usaha, industri kecil dan menengah, pemerintah, dan masyarakat.
Masing masing lembaga litbang LPK, LPNK, dan industri yang tergabung dalam PUI diharapkan dapat mempersiapkan materi diantaranya mencakup dokumen Rencana Kerja Pengembangan PUI 2019 dan membuka peluang rencana potensi sinergi antar PUI. Pada kesempatan ini PUI Tanaman Serat yang telah ditetapkan sebagai PUI Tanaman Serat pada tahun 2018 ikut berpartisipasi dengan mengirimkan wakilnya.

Artikel Terbaru

Artikel Populer

Pencarian

Sosial media

Agenda Kegiatan

Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30


infografis

Terbitan

Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat

Jalan Raya Karangploso, Kotak Pos 199, Malang
Jawa Timur, Indonesia
balittas@litbang.pertanian.go.id
balittas.malang@gmail.com
T:(0341) 491447
F:(0341) 485121
3767539
Pengunjung Hari Ini
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
Total Kunjungan
34041
108755
700409
422504
1261210
1782032
3767539

Your IP: 18.205.176.85
2019-11-17 08:46:16
© 2015 Balittas. All Rights Reserved.