Kanesia 13 menunjukkan produktivitas yang lebih tinggi dari Kanesia 8, yaitu memiliki potensi produksi lebih dari 3 ton kapas berbiji, juga beberapa keunggulan lain. Kanesia 13 tersebut menunjukkan indeks stabilitas ± 1, yang artinya bahwa Kanesia 13 mampu beradaptasi secara luas di berbagai areal pengembangan. Kanesia 13 sesuai untuk daerah Jatim, Jateng, NTB, Sulsel, DIY, Bali, dan NTT.



     

Potensi Produksi: 1.920-3.174 kg/ha kapas berbiji dengan proteksi minimal (10g imidachloprit /kg benih dan pestisida ekstrak biji mimba), dan 995-2.135 kg/ha kapas berbiji pada kondisi tanpa perlakuan insektisida

Kandungan Serat: 36.42%
Mutu Serat :
panjang 26.92 mm, kehalusan 5.08 mic, kekuatan 28.32 g/tex, elastisitas 6.83%, dan keseragaman 83.60 %. Ketahanan: Toleran terhadap A.biguttula

 

The working principleof thismachineisstripping theskin ofthe fruit due to frictionofthe fruitsintheroom betweena rotatingcylinderwitha certain speedwith aconcave. Jatropha Fruit Parer (Balittas-02 type) capacity 300 kg/jam. This machine isequippedwith aseparator so thatthe seeds ofJatrophafromthestripping relativelyclean from fruit skin, receiver,orother debris. So the obtained seed is whole 100%, there are nobreakages orinjuriesseedbecause ofstripping. Ifthe fruitsaregoing topeelalreadytooripe(brown), seedsobtainedstill 100% intact,butmixedwiththe innerskin ofthe fruit(shells), toseparate theseedswith the skininsidethe fruitcan bedone manuallyby usinghandorwithtampah.

Kanesia 12 menunjukkan produktivitas yang lebih tinggi, yaitu memiliki potensi produksi lebih dari 3 ton kapas berbiji, juga beberapa keunggulan lain. Varie-tas-varietas tersebut menunjukkan indeks stabilitas ± 1, yang artinya bahwa varietas Kanesia 12 mampu beradaptasi secara luas di berbagai areal pengembangan. Varietas Kanesia 12 sesuai untuk daerah Jatim, Jateng, NTB, Sulsel, DIY, Bali, dan NTT.



Potensi Produksi: 2,14-2,75 kg/ha kapas berbiji dengan proteksi minimal (10g imidachloprit /kg benih dan pestisida ekstrak biji mimba) dan 1,35-2,65 kg/ha kapas berbiji pada kondisi tanpa perlakuan insektisida
Kandungan Serat: 34.54%
Mutu Serat: panjang 29.34 mm, kehalusan 4.57 mic, kekuatan 29.50 g/tex, elastisitas 6.07%, dan keseragaman 84.62 %.
Ketahanan: Toleran terhadap A.biguttula

Varietas ini direkomendasikan untuk pengembangan kapas tanpa pestisida.

 

Kanesia 15

Kanesia 15 berasal dari hasil persilangan antara ISA 205 A dengan ALA 73-2M. Kanesia 15 yang dilepas pada tahun 2007 merupakan varietas kapas yang mempunyai keunggulan berupa toleransi terhadap keterbatasan keterse-diaan air atau tahan terhadap kekeringan, sehingga varietas Kanesia 15 lebih sesuai untuk dikembangkan pada daerah-daerah tadah hujan, varietas ini juga mempunyai ketahanan moderat terhadap wereng kapas Amrasca biguttulla. Dengan mempertimbangkan adanya korelasi antara kekeringan dan tingkat serangan hama A. biguttula pada daerah-daerah pengembangan kapas yang masih didominasi oleh lahan kering, maka disarankan untuk melakukan perlakuan benih menggunakan imidachloprit dengan dosis 10 mg/kg benih sebelum tanam. Kanesia 15 yang toleran terhadap kekeringan memberikan sumbangan yang sangat berarti, yaitu meningkatnya perolehan serat serta kenaikan efisiensi pemintalan akibat bertambahnya kekuatan dan panjang serat. Kanesia 15 sesuai untuk daerah pengembangan di Jatim, NTB, dan Sulsel.

Prancak N1 dan N2

Sebagai tanggapan terhadap kampanye antirokok dan isu bahaya rokok terhadap kesehatan, Balittas telah menyilangkan Prancak-95 untuk menurunkan kandungan nikotinnya. Pada tahun 2004 diperoleh dua varietas yang dapat dilepas, yaitu Prancak N-1 (Keputusan Menteri Pertanian Nomor 320/Kpts/ SR.120/5/2004) dan Prancak N-2 (Keputusan Menteri Pertanian No-mor 321/ Kpts/SR.120/5/2004). Kandungan nikotin Prancak N-1 dan Prancak N-2 lebih rendah dari Prancak-95 dan mutunya lebih tinggi.

  Karakteistik Prancak N-1

Habitus Tanaman : Kerucut
Bentuk daun tengah : Bulat telur
Tepi daun : Agak gelombang
Jumlah daun : 12-14 lembar
Umur berbunga : 56-58 hari
Umur panen : 84-90 hari
Hasil rajangan : 892 kg/ha
Indeks mutu : 62,45
Ketahanan terhadap penyakit : tahan lanas

  Karakteistik Prancak N-2

Habitus Tanaman : Kerucut
Bentuk daun tengah : Bulat telur
Tepi daun : Agak gelombang
Jumlah daun : 13-14 lembar
Umur berbunga : 57-60 hari
Umur panen : 84-95 hari
Hasil rajangan : 789 kg/ha
Indeks mutu : 68,52
Ketahanan terhadap penyakit : tahan lanas

 

Keragaan Prancak N-1 dan Prancak N-2 dibanding dengan tetuanya, Prancak-95

Varietas
Potensi Hasil
(ton/ha)
Indeks
Mutu
Indeks
Tanaman
Kandungan
Nikotin (%)
Prancak N1
0,9
62,45
60,07
1,76
Prancak N2
0,8
68,52
56,07
2,00
Prancak-95
0,8
57,12
45,22
2,31

Varietas kapuk hibrida MH 2 merupakan varietas kapuk hibrida hasil persilangan tiga tetua yaitu (Ruezen Randu x Bondowoso) x Congo yang disingkat dengan (RRxBW)C. Varietas kapuk hibrida MH 2 pada umur 6 tahun, 12 tahun, dan 40 tahun masing-masing produksinya 331 gelondong/pohon, 868 gelondong/pohon, dan 2.011 gelondong/pohon. Pohon yang telah berumur cukup lanjut yaitu lebih dari 40 tahun mampu menghasilkan 42.532 gelondong/ha atau 2.011 gelondong/pohon, setara dengan 335 kg serat/ha atau 6,84 kg serat/ pohon. Varietas ini membentuk pohon-pohon yang tumbuh kuat, yang mempunyai sifat yang berbeda dengan induknya. Pohon tersebut lebih tahan terhadap kekeringan dibanding klon Jawa. Seratnya berwarna putih mengkilat, tidak pecah di pohon, jumlah gelondong dan produksinya lebih banyak dibanding kapuk Jawa.


Kode persilangan : (Reuzen Randu x Bondowoso) x Congo
Tipe pertumbuhan : Karibea
Produktivitas : 2.500 gelondong/pohon/tahun
Berat gelondong : 4,37 kg/100 gelondong
Kandungan serat : 0,88 kg/100 gelondong
Warna serat : Putih, panjang, grade AJK
Ketahanan terhadap benalu : Kurang disukai benalu

 

Varietas kapuk hibrida MH 3 merupakan hasil persilangan antara klon Congo 2 (tipe Kari-bea) dengan klon lokal Lanang (tipe Indika). Klon Congo merupakan klon introduksi dari Congo, Afrika, yang produksinya mencapai 2.500–3.000 gelondong/pohon. Klon Lanang merupakan klon lokal yang mempunyai kelebihan warna serat putih mengkilat, tetapi produksinya rendah yaitu sekitar 750 gelondong/pohon. Varietas MH 3 produksinya dapat mencapai 2.400 gelon-dong/pohon yang lebih tinggi 18–20% dibanding MH 1 dan 27–30% dibanding MH2 yang sudah dilepas. Hasil seratnya berwarna putih mengkilat yang sangat disukai petani dan eksportir kare-na sesuai dengan kualitas “Java Kapok”. Pengembangannya disarankan secara okulasi karena, perkembangan melalui biji akan mengalami segrgasi.

Kode persilangan : Congo 2 X Lanang
Tipe pertumbuhan : Karibea
Produktivitas : 2.400 gelondong/pohon/tahun
Berat gelondong : 4,54 kg/100 gelondong
Kandungan serat : 21,47%
Warna serat : Putih mengkilat
Ketahanan terhadap benalu : -

 

Meskipun kenaf termasuk tanaman hari pendek, namun Balittas telah menghasilkan varietas unggul yang kurang peka terhadap fotoperiode yaitu KR 11, sehingga varietas KR 11 ini dapat ditanam kapan saja dengan syarat kebutuhan air terpenuhi selama masa pertumbuhannya. KR 11 merupakan hasil persilangan Hc 48 x Hc G4 pada tahun 1985. Varietas ini dilepas pada tahun 2001 oleh Menteri Pertanian dengan Surat Keputusan No. 111/Kpts/TP.240/2/2001, tanggal 8 Februari 2001.

Karakter Varietas KR 11
Permukaan batang
: Berduri sedikit
Warna batang
: Hijau
Percabangan
: Rudimenter (siwilan)banyak
Bentuk daun
: Menjari
Umur berbunga
: 87-95 hari
Warna bunga
: Kuning krem
Umur panen
: 130-140 hari (mumur panjang)
Tinggi tanaman
: 278-420 cm
Diameter batang
: 1,60-3,20 cm
Potensi hasil
: 2,75-4,20 ton/ha
Berat 100 biji
: 23,66-26,24 gram
Panjang serat
: 260-376 cm
Kekuatan serat
: 24,46-29,60 g/tex
Persentase serat
: 5,5-6,5%

Subkategori

Artikel Terbaru

Artikel Populer

Pencarian

Sosial media

Agenda Kegiatan

Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31


infografis

Terbitan

Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat

Jalan Raya Karangploso, Kotak Pos 199, Malang
Jawa Timur, Indonesia
balittas@litbang.pertanian.go.id
balittas.malang@gmail.com
T:(0341) 491447
F:(0341) 485121
5650747
Pengunjung Hari Ini
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
Total Kunjungan
3722
7866
32370
62060
94430
2506329
5650747

Your IP: 3.234.214.113
2019-12-11 09:48:53
© 2015 Balittas. All Rights Reserved.