Hello. Write your message here. Link text here

Arrow up
Arrow down

REKAPITULASI JUDUL DAN PENANGGUNG JAWAB RPTP DAN RDHP T.A. 2020

No. Judul RDHP Penanggung Jawab
1. Akselerasi pengembangan varietas unggul baru tebu melalui penyediaan benih sumber.  Dr. Drs. Marjani, MP
2.  Pengelolaan Publikasi, Promosi Hasil   Penelitian dan Seminar  Dra. Esti Sunaryuni
3. Akselerasi Transfer Teknologi   Budidaya  Tanaman Tebu  Ir. Prima DR., M.Phil
4.  Pelayanan Informasi Publik (PPID)  Edi Purlani, S.P..
5.  Taman Agro Inovasi dan Tagrimart  Miatun, SP.
6.  Perpustakaan  Indriati, S.P.
7. Koordinasi, Bimbingan dan dukungan   Teknologi UPSUS PJK, ASP, ATP, dan   Komoditas Utama Kementrian   Pertanian.  Dr. Ir. Titik   Sundari,  M.P.

 

 
No. Judul RPTP Penanggung Jawab
1. Perakitan varietas unggul tebu di lahan
kering rendemen tinggi dan tahan
penyakit luka api
 Dr. Ir. Bambang H., M.Sc
2. Uji adaptasi tebu unggul produktivitas dan hablur  Ir. Fitriningdyah TK., MS.
3.  Uji kesesuaian calon varietas tebu pada beberapa sistem tanam dan uji responnya terhadap pemupukan  Dr. Ir. Djumali, MP.
4. Persilangan inter-spesies dan inter-genus pada tanaman tebu untuk pengendalian hama dan penyakit penting.  Nur Asbani, SP, MSi, Ph.D
5.  Perakitan varietas unggul tanaman yute, rosela, dan agave mendukung industri material maju.  Ir. Untung Setyo Budi, MS.
6. Perakitan varietas unggul tanaman jarak kepyar dan wijen melalui hibridisasi dan penelitian teknologi pendukungnya  Dr. Ir. Rully Dyah Purwati, M.Phil.
7.  Perbaikan kualitas tanah untuk peningkatan produktivitas tebu lebih dari10 ton hablur/ha  Dr. Ir. Budi Hariyono, MP.
8. Teknologi pemupukan hayati, silika dan vermikompos pada tanaman tebu  Dr. Ir. Djajadi
9. Perbaikan sistem pengendalian dan deteksi hama penggerek dan penyakit sintetik pada perbenihan tebu  Dr. Titiek Yulianti, M.Ag,Sc.PhD.
10. Pemanfaatan Bahan Alami dan Agensia Hayati Untuk Pengelolaan Hama dan Penyakit pada Tanaman Tebu.  Heri Prabowo, S.Si. M.Sc.
11. Perakitan varietas dan teknologi budidaya untuk meningkatkan produktivitas dan mutu produk Stevia (Stevia Rebaudiana B.)  Dr. Ir. Moh. Cholid, M.Sc.
12. Pengembangan teknologi diversifikasi produk tanaman pemanis (gula tebu daun stevia dan bit)  Elda Nurnasari, S.Si, MP.
13. Peningkatan efektivitas dan efisiensi budchip dan pedot oyot mendukung sistem pembenihan dan budidaya tebu.  Ir. Gatot SAF, MP.
14. Disertifikasi produk tanaman serat untuk mendukung industri berbasis serat alam.  Prof. Ir. Nurindah, Ph.D.
15. Teknologi Perbanyakan benih tebu dengan kultur jaringan dan kultur meristem.  Ruly Hamidah, S.Si.,M.Sc.
16.  Konservasi, rejuvinasi dan evaluasi dokumentasi dan Re-grouping plasma nutfah tanaman pemanis, serat, tembakau dan minyak industri  Dr. Ir. Sesanti Basuki, M.Phil.
17. Pemanfaatan plasma nutfah untuk perakitan varietas unggul tembakau cerutu dan kasturi rendah nikotin serta tahan patogen utama  Dr. Ir. Sesanti Basuki, M.Phil.

 


REKAPITULASI JUDUL DAN PENANGGUNG JAWAB RPTP DAN RDHP T.A. 2019

 
No. Judul RDHP Penanggung Jawab
1. Produksi Benih Sumber Tanaman Pemanis dan Serat.  Dr. Drs. Marjani, MP
2. Pengelolaan Publikasi, Promosi Hasil Penelitian dan Seminar Dra. Esti Sunaryuni
3. Akselerasi Transfer Teknologi Budidaya Tanaman Tebu Ir. Prima DR., M.Phil
4. Perbaikan kualitas tanah untuk peningkatan produktivitas tebu lebih dari10 ton hablur/ha Dr. Ir. Budi Hariyono, MP.

 

No. Judul RPTP Penanggung Jawab
1. Perakitan varietas unggul tebu rendemen tinggi dan tahan terhadap hama penyakit utama untuk pengembangan di lahan kering  Dr.Ir.Bambang H., M.Sc
2. Uji adaptasi klon-klon tebu unggul baru Ir. Fitriningdyah TK., MS
3. Uji kesesuaian calon varietas tebu pada beberapa sistem tanam dan uji responnya terhadap pemupukan Ir. Prima DR., M.Phil
4. Koordinasi, Bimbingan dan Dukungan Teknologi UPSUS PJK, ASP, ATP dan Komoditas Utama Kementerian Pertanian Dr. Ir. Djumali, MPc
5. Pengendalian Hama dan Penyakit Penting pada Tanaman Tebu Prof. DR. Subiyakto, MP
6. Teknologi pemupukan hayati pada tanaman tebu Dr. Djajadi
7 Konservasi, karakterisasi dan evaluasi plasma nutfah tanaman pemanis, serat, tembakau dan minyak industri Dr. Ir. Sesanti Basuki, M.Phil

 

Add a comment

 

Add a comment

Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat Malang berdasarkan SK Mandat Penelitian Perkebunan Nomor 56/KPTS/LB.030/M/1/2019, diberikan mandat untuk melakukan penelitian tanaman Pemanis, Serat, Minyak Industri, dan Tembakau. 

Apabila #SobaTani ada pertanyaan yang berhubungan dengan komoditas tanaman yang ada di Balai kami silahkan scan atau klik banner dibawah berdasar komoditas mandat kami untuk berkonsultasi dengan tim pakar Balittas. 

Jawaban atas pertanyaan yang diajukan oleh #SobaTani akan diberikan pada jam 09.00 - 16.00 hari kerja. 

 

 

Add a comment

PROFIL

Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat (Balittas) merupakan salah satu unit pelaksana teknis (UPT) Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, yang bertanggung jawab langsung kepada Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan di Bogor. Balittas berkedudukan di Karangploso, Malang, Jawa Timur, mempunyai kegiatan penelitian tanaman pemanis, serat, tembakau, dan minyak industri.

 

ANDA BERHAK TAHU MENURUT UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2008 TENTANG KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK UU. NO. 14 2008 PASAL 4 AYAT 1 Bahwa "Setiap orang berhak memperoleh informasi publik sesuai dengan ketentuan Undang Undang"


Pimpinan Kami

Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat (Balittas) merupakan salah satu unit pelaksana teknis (UPT) Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, yang bertanggung jawab langsung kepada Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan di Bogor. Balittas berkedudukan di Karangploso, Malang, Jawa Timur, mempunyai kegiatan penelitian tanaman pemanis, serat, tembakau, dan minyak industri.

 
Add a comment

Judul Kerjasama Deskripsi Singkat Keterangan
Konsultasi dan inisisasi kerjasama non-riset untuk pengembangan rami PT Hempco yang bermitra dengan investor dari Kanada berencana untuk mengembangkan rami di Kabupaten Garut. Inisiasi kerjasama yang dilakukan meliputi survei kesesuaian lahan di Kabupaten Garut untuk pengembangan rami, dilanjutkan dengan penyediaan benih dan pendampingan budidaya rami. Konsultasi dilaksanakan pada 25 Januari 2019 pukul 13.00 - 15.00.
Pendampingan petani rosela herbal Pendampingan budidaya rosela herbal varietas Roselindo-2 dilaksanakan oleh peneliti Balittas (Dr. Marjani) sebagai nara sumber. Kegiatan pendampingan ini merupakan implementasi dari perjanjian kerjasama antara Balittas dengan PT Furusato Indonesia Mandiri. Pendampingan budidaya rosela herbal di Nganjuk
Narasumber survey kesesuaian lahan untuk pengembangan abaka di Kepulauan Riau Survey kesuaian lahan untuk pengembangan abaka dilakukan peneliti Balittas (Dr. Marjani dan Ir. Budi Santoso, MP). Kegiatan ini merupakan implementasi dari perjanjian kerjasama riset antara Balittas dan PT SBS. Survey dilaksanakan pada 18-22 Februari 2019.
Konsultasi mahasiswa S3 Teknik Mesin Universitas Negeri Sebelas Maret Solo (UNS) Mahasiswa S3 (Martinus, MT) akan melaksanakan penelitian untuk desertasinya dengan membuat canvas rem kereta api dari komposit serat alam. Konsultasi dilakukan unuk memperoleh informasi tenang serat alam yang sesuai untuk pembuatan produk tersebut. Konsultasi dilaksanakan pada 26 Febuari 2019 pukul 10.00 - 12.00.
Konsutasi pengusaha CV Sagara Cotton Indonesia CV SCI menerima previlage untuk pengembangan kapas di 3 kabupaten di Sulsel, yaitu Gowa, Takalar, dan Jeneponto. Konsultasi dilakukan untuk pembangunan benih kapas secara mandiri mendukung pengembangan kapas yang akan dilaksanakan seluas 1.300 ha. Konsultasi dilaksanakan pada 26 Febuari 2019 pukul 13.00 - 14.30
Konsultasi tim dari Kabupaten Jabung Timur, Jambi tentang potensi pengembangan abaka. Tim yang berkunjung untuk konsultasi dipimpin oleh Bupati Jabung Timur dengan anggota tim terdiri atas kepala dinas Pertanian dan Perkebunan, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta tim protokoler kabupaten. Konsultasi yang dilakukan adalah tentang potensi pengembangan abaka di Kabupaten Jabung Timur. Konsultasi dilaksanakan pada 28 Febuari 2019
Konsultasi dari Dinas Pertanian, Perkebunan dan Hortikultura Kabupaten Sumba Barat Daya tentang pengembangan kapas Pejabat yang berkunjung adalah Kasubdit Perkebunan, Dinas Pertanian, Perkebunan dan Hortikultura Kabupaten Sumba Barat Daya. Konsultasi yang dilakukan adalah terkait pengembangan kapas mendukung industri tenun tradisional SBD yang berpusat di Kecamatan Kodi Utara. Konsultasi dilaksanakan pada 6 Maret 2019. Hasil konsultasi: akan dilakukan diseminasi varietas unggul kapas Kaneisa 19 dan varietas kapas serat warna coklat Bronesia 3 beserta teknik budidayanya untuk mendukung industri tenun tradisional SBD.
Konsultasi dari Direktur PT. Kreasi Bangsa Mandiri, Jakarta tentang pengembangan tanaman kenaf di Aceh. Pejabat yang berkunjung adalah T. Musri. MD, Direktur PT. Kreasi Bangsa Mandiri, Jakarta. Konsultasi yang dilakukan terkait dengan rencana PT. Kreasi Bangsa Mandiri untuk memanfaatkan dana bantuan desa untuk pengembangan kenaf di Aceh. Diinformasikan bahwa PT Kreasi Bangsa Mandiri telah mempunyai teknologi proses reting berbasis enzim yang efektif, sehingga dalam produksi serat kenaf tidak diperlukan lahan untuk perendaman batang kenaf (proses retting konvensional). Konsultasi dilaksanakan pada 22 Maret 2019. Hasil konsultasi: Inisiasi kerjasama non-riset ini akan ditindaklanjuti dengan penyediaan benih unggul varietas Kenafindo 1 dan pendampingan budidaya kenaf dari Balittas untuk petani kooperator dari PT. Kreasi Bangsa Mandiri.
Konsultasi dari Sulbar Kreatif Forum (SKF) tentang rencana pengembangan kenaf di Sulawesi Barat. Konsultasi dilakukan melalui email dan surat menyurat oleh Muh. Mihram R (Koordinator SKF Provinsi Sulawesi Barat). SKF akan mengembangkan kenaf di dua lokasi: Desa Alu dan Saragian, Kecamatan Allu (12 ha); Desa Tubbi, Kec. Tubbi Taramanu, Kabupaen Polewali Mandar. Konsultasi melalui email dan surat pada 18 Maret dan 22 Maret 2019. Hasil konsultasi: (1) Balittas menyediakan benih kenaf varietas Kenafindo 1 dari UPBS Balittas sebanyak 11-15 kg/ha. (2) Balittas akan mengirimkan modul-modul budi daya dan pengolahan kenaf hingga menjadi serat. (3) Balittas akan menugaskan seorang peneliti sebagai nara sumber pada acara workshop dan penanaman kenaf sebagai bagian dari acara peringatan Hari Bumi 2019 pada 20-22 April 2019.
Add a comment

Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat


Nama PUI: Pusat Unggulan Iptek Tanaman Serat
Lembaga Induk: Kementerian Pertanian
Provinsi: Jawa Timur
Website: http://balittas.litbang.pertanian.go.id
Alamat: Jl. Raya Karangploso Km 4. Malang

Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat (Balittas) merupakan Balai Penelitian Nasional yang berkedudukan di Malang, dan merupakan salah satu UPT Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian.  Balittas didirikan berdasarkan SK Menteri Pertanian No 613 Kpts/OT.210/S/1984. Berdasarkan SK Mentan nomor 5398/Kpts/KP.330/12/2011 tanggal 30 Desember 2011 Balittas mempunyai mandat penelitian dan pengembangan tanaman yang dikelompokkan sebagai komoditas perkebunan, yaitu tanaman serat, yang terdiri atas serat buah (kapas dan kapuk), serat batang (kenaf, yute, rami, rosela, linum, abaka) dan serat daun (sisal dan mendong); pemanis (tebu, stevia, dan bit gula); tembakau; dan minyak industri (jarak kepyar, jarak pagar, wijen, bunga matahari, dan kemiri minyak).

Dalam melaksanakan penelitian tanaman serat, Balittas didukung dengan laboratorium yang telah terakreditasi berdasarkan ISO 17025:2005 untuk laboratorium Pengujian Benih dan beberapa laboratorium lain yang sedang dipersiapkan untuk terakreditasi, yaitu laboratorium: Bioteknologi, Kultur Jaringan, Bioprosesing, Entomologi, Fitopatologi, Patologi Serangga, dan Toksikologi Serangga.  Kegiatan penelitian lapang didukung oleh 5 kebun percobaan yang masing-masing mewakili agroekologi berbeda, serta 5 rumah kaca yang dapat difungsikan sesuai dengan kebutuhan penelitan.  Penyelenggaraan manajemen Balittas dilaksanakan berdasarkan ISO SMM 9001:2008.  Diseminasi hasil penelitian Balittas dilaksanakan melalui publikasi dalam Buletin Tananam Tembakau, Serat, dan Minyak Industri yang pengelolaanya telah terakreditasi LIPI No 700/AU/P2MI-LIPI/10/2015, Prosiding Seminar Nasional, Monograf, buku, leaflet dan brosur.  Selain itu diseminasi hasil penelitian juga dilakukan melalui gelar teknologi, pameran produk teknologi, dan temu lapang dengan petani dan stakeholder.  Diseminasi hasil pelepasan varietas unggul didukung oleh Unit Produksi Benih Sumber (UPBS) yang pengelolaannya berdasarkan SMM ISO 9000:2015.

Motto Balittas adalah Terdepan dalam inovasi dan pelayanan (Leading in innovation and services) dan visi Balittas adalah “Menjadi institusi handal berkelas dunia sebagai penyedia inovasi teknologi tepat guna tanaman pemanis, serat, tembakau, dan minyak industri”, Sedangkan misi Balittas adalah:

Menghasilkan dan merakit teknologi yang dapat meningkatkan produktivitas, mutu, dan daya saing tanaman pemanis, serat, tembakau, dan minyak industri. Meningkatkan kerja sama dan diseminasi hasil penelitian. Meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan sarana pendukung. Memberikan saran kebijakan teknologi dalam agribisnis tanaman pemanis, serat, tembakau, dan minyak industri.

Dengan demikian, maka fungsi Balittas sebagai lembaga penelitian tanaman pemanis, serat, tembakau dan minyak industri adalah

Melaksanakan penelitian genetika, pemuliaan, perbenihan, dan pemanfaatan plasma nutfah tanaman pemanis, serat, tembakau, dan minyak industri; Melaksanakan penelitian morfologi, fisiologi, ekologi, entomologi, dan fitopatologi tanaman pemanis, serat, tembakau, dan minyak industri; Melaksanakan penelitian komponen teknologi sistem dan usaha agribisnis tanaman pemanis, serat, tembakau, dan minyak industri; Melaksanakan penelitian penanganan hasil tanaman pemanis, serat, tembakau, dan minyak industri; Memberikan pelayanan teknik penelitian tanaman pemanis, serat, tembakau, dan minyak industri; Menyiapkan kerja sama, informasi, dokumentasi, serta penyebarluasan dan pendayagunaan hasil penelitian tanaman pemanis, serat, tembakau, dan minyak industri; Melaksanakan urusan tata usaha dan rumah tangga.

Sampai dengan tahun 2015 Balittas telah menghasilkan lebih dari 70 varietas unggul, yang telah dilengkapi dengan paket budidaya yang efisien dan ramah lingkungan.  Varietas unggul tanaman serat yang telah dilepas diantaranya adalah

Kapas: Kanesia 10, Kanesia 11, Kanesia 12, Kanesia 13, Kanesia 14, Kanesia 15, AgrI Kanesia 16, AgrI Kanesia 17, AgrI Kanesia 18, AgrI Kanesia 19, dan AgrI Kanesia 20 (pelepasan varietas pada tahun 2010-2014) Kapuk: MH 1, MH 2, MH 3, MH 4, Togo B, dan LC31 Kenaf: KR9, KR11, KR12, KR14, dan KR15 (pelepasan varietas pada tahun 2001-2007). Rami: Ramindo 1 Rosela herbal: Roselindo 1, Roselindo 2, Roselindo 3, dan Roselindo 4.

Paket budidaya tanaman serat yang dihasilkan adalah paket pengendalian hama secara terpadu (PHT) pada kapas yang menekankan pada pengendalian hayati. 

Hasil penelitian berupa produk untuk menunjang budidaya tanaman serat diantaranya adalah biopestisida, pupuk hayati, dan alat mesin pertanian (alsintan) untuk pengolahan tanah maupun alsintan untuk kegiatan pasca panen.

Balittas juga menyediakan layanan jasa berupa  Layanan Konsultasi Teknologi, Penyediaan Benih Sumber, Pengujian Laboratorium, dan Perpustakaan.

 

Ruang Lingkup Riset Tanaman Serat

Pengembangan tanaman serat dilakukan untuk mendukung industri tekstil dan industri besar lainnya. Pencanangan International Year of Natural Fibres 2009 (IYNF 2009) telah memunculkan kembali peran serat alam yang menunjukkan pentingnya tanaman serat untuk dikembangkan lebih intensif.  Balittas telah menghasilkan banyak teknologi tanaman serat, diantaranya adalah varietas-varietas unggul dan teknologi budidaya tanaman serat yang efisien dan ramah lingkungan.  Hilirisasi produk hasil penelitian berupa produksi benih sumber tanaman serat dan advokasi dalam sistem perbenihan tanaman serat untuk pengembangan komoditas.  Hasil litbang Balittas telah mendapat pengakuan ilmiah (scientific recognition) dan pengakuan dampak (impact recognition).  Oleh karena itu, Balittas mempunyai posisi yang strategis untuk dikembangkan sebagai Pusat Unggulan Iptek (PUI) Tanaman Serat.  Pengembangan PUI tersebut diharapkan akan menguatkan kelembagaan riset melalui peningkatan kompetensi SDM, SDG, sarana dan prasarana untuk kegiatan litbang, peningkatan diseminasi hasil penelitian, dan jejaring kerjasama litbang.  Pencapaian target program tersebut di atas dilakukan dengan (1) mengoptimalkan kompetensi SDM, SDG,  sarana dan prasarana penelitian; (2) mengoptimalkan penggunaan anggaran litbang tanaman serat secara efektif dan efisien; (3)  meningkatkan efisiensi tata kelola unit kerja; (4) mengoptimalkan pelaksanaan program kerjasama litbang dengan stakeholders; (5) mengaplikasikan sistem informasi dalam semua kegiatan; dan (6) meningkatkan sistem diseminasi multichannel untuk mempercepat adopsi hasil penelitian serta membuka peluang kerjasama dengan stakeholders.

Add a comment

Halaman 2 dari 5

Kunjungan di Balittas

Artikel Populer

Pencarian

Sosial media

Video

  <

infografis

banner

Terbitan

Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat

Jalan Raya Karangploso Km 4 , Kotak Pos 199, Kabupaten Malang
Jawa Timur, Indonesia
balittas@litbang.pertanian.go.id
balittas.malang@gmail.com
T:(0341) 491447
F:(0341) 485121

17972461
Pengunjung Hari Ini
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
Total Kunjungan
11480
0
65568
81564
11480
17638642
17972461

Your IP: 44.192.26.60
2022-10-01 01:39:00
© 2015 Balittas. All Rights Reserved.