Pengembangan Wijen Mendukung Agroindustri

PROSIDING SEMINAR MEMACU PENGEMBANGAN WIJEN UNTUK MENDUKUNG AGROINDUSTRI. Seminar yang diselenggarakan pada tanggal 9 November 2006 di Aula Jatropha Balai Penelitian Tanaman Tembakau dan Serat, Malang bertujuan untuk memecahkan permasalahan yang ada diseputar agroindustri wijen untuk mengacu pengembangan komoditas wijen, selain bertujuan untuk memperkenalkan teknologi hasil penelitian wijen untuk memperkecil kesenjangan produksi dan meningkatkan mutu wijen ditingkat petani.
Prosiding ini memuat empat makalah, dan sebelas makalah penunjang yang disajikan dalam bentuk poster. Prosiding ini diharapkan dapat menambah wawasan masyarakat yang bekecimpung dalam usaha agribisnis wijen secara langsung maupun tidak langsung anatara lain: petani, penyuluh, pengelola, dinas/lembaga terkait, perguruan tinggi, pengusaha, dan peneliti.


Makalah Utama:

  1. Rachman, A.H. 2007. Status Wijen Di Dalam dan Luar Negeri. Prosiding Seminar Memacu Pengembangan Wijen Untuk Mendukung Agroindustri. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. p.1-5.
  2. Rusim-Mardjono, H. Sudarmo, M. Romli, & Tukimin, S.W. 2007. Teknologi Budi Daya dan Pascapanen Untuk Meningkatkan Produksi dan Mutu Wijen (Sesamum indicum L.). Prosiding Seminar Memacu Pengembangan Wijen Untuk Mendukung Agroindustri. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. p.6-13.
  3. Arifin, M.S. 2007. Peluang dan Tantangan Pengembangan Wijen Di Lahan Sawah Sesudah Padi. Prosiding Seminar Memacu Pengembangan Wijen Untuk Mendukung Agroindustri. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. p.14-23.
  4. Sugiyarti, Tutik. 2007. Industri Berbahan Baku Wijen dan Permasalahannya. Prosiding Seminar Memacu Pengembangan Wijen Untuk Mendukung Agroindustri. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. p.24-27.
  5. Makalah Penunjang:

  6. Ratnaningsih, E., M. Rahayu, B. Hariyono. 2007. Potensi Pengembangan Tanaman Wijen (Sesamum indicum L.) Di Lahan Kering Kabupaten Gunung Kidul Daerah Istimewa Yogyakarta. Prosiding Seminar Memacu Pengembangan Wijen Untuk Mendukung Agroindustri. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. p.31-38.
  7. Romli, M., B. Hariyono. 2007. Dukungan Teknologi Pengembangan Wijen Di Lahan Kering dan Lahan Sawah Sesudah Padi. Prosiding Seminar Memacu Pengembangan Wijen Untuk Mendukung Agroindustri. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. p.39-47.
  8. Cholid, Mohammad. 2007. Upaya Peningkatan Pendapatan Petani Wijen (Sesamum Indicum L.) Melalui Pengaturan Pola Tanam dan Waktu Tanam. Prosiding Seminar Memacu Pengembangan Wijen Untuk Mendukung Agroindustri. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. p.48-53.
  9. Tirtosuprobo, Supriyadi. 2007. Pengembangan Tanaman Wijen (Sesamum Indicum L.) Di Kabupaten Sukoharjo. Prosiding Seminar Memacu Pengembangan Wijen Untuk Mendukung Agroindustri. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. p.54-59.
  10. Hariyono, Budi. 2007. Potensi Bunga Wijen (Sesamum Indicum L.) Sebagai Sumber Pakan Lebah Madu. Prosiding Seminar Memacu Pengembangan Wijen Untuk Mendukung Agroindustri. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. p.60-63.
  11. Tukimin, S.W., Suprijono, Rusim-Mardjono, A.M. Amir. 2007. Intensitas Kerusakan Aksesi Wijen () Terhadap Hama Tungau Polyphagotarsonemus latus (BANKS). Prosiding Seminar Memacu Pengembangan Wijen Untuk Mendukung Agroindustri. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. p.64-69.
  12. Nurindah, dan D.A. Sunarto. 2007. Strategi Teknik Pengendalian Tungau Daun Wijen. Prosiding Seminar Memacu Pengembangan Wijen Untuk Mendukung Agroindustri. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. p.70-75.
  13. Suhara, C., T. Yulianti. 2007. Evaluasi Ketahanan Aksesi – Aksesi Wijen. Prosiding Seminar Memacu Pengembangan Wijen Untuk Mendukung Agroindustri. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. p.76-79.
  14. Hidayah, N., C. Suhara. 2007. Respon Aksesi Wijen (Sesamum indicum L.) Terhadap Infeksi Penyebab Penyakit Rebah Kecambah (Sclerotium rolfsii). Prosiding Seminar Memacu Pengembangan Wijen Untuk Mendukung Agroindustri. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. p.80-83.
  15. Yulianti, T., C. Suhara. 2007. Patogenisitas Sclerotium rolfsii, Rhizoctonia solani, dan R. bataticola Dari Beberapa Sumber Inokulum Terhadap Kecambah Wijen (Sesamum indicum L.). Prosiding Seminar Memacu Pengembangan Wijen Untuk Mendukung Agroindustri. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. P.84-87.
  16. Anindita, Ratya. 2007. Posisi Wijen Indonesia Dalam perdagangan Wijen Dunia. Prosiding Seminar Memacu Pengembangan Wijen Untuk Mendukung Agroindustri. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. p.88-94.

Artikel Terbaru

Artikel Populer

Pencarian

Sosial media

Agenda Kegiatan

Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31


infografis

Terbitan

Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat

Jalan Raya Karangploso, Kotak Pos 199, Malang
Jawa Timur, Indonesia
balittas@litbang.pertanian.go.id
balittas.malang@gmail.com
T:(0341) 491447
F:(0341) 485121
1507113
Pengunjung Hari Ini
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
Total Kunjungan
7491
6983
43722
30602
133531
1180115
1507113

Your IP: 35.173.48.224
2019-08-24 21:50:34