Agribisnis Kenaf Dan Sejenisnya

Prosiding Lokakarya Agribisnis Kenaf dan Sejenisnya
Lokakarya yang diselenggarakan pada tanggal 7 November 2001 bertujuan mensosialisasikan hasil-hasil penelitian, mempercepat alih teknologi, menyamakan persepsi semua pihak yang terkait dengan tanaman kenaf, dan secara bersama-sama menyusun strategi untuk masa mendatang Prosiding ini berisi tujuh makalah utama yang disajikan dalam lokakarya dan empat makalah penunjang yang diposterkan dalam pameran. Satu makalah utama diletakkan pada lampiran karena format penulisannya kurang memenuhi kaidah penulisan ilmiah. Dengan diterbitkannya prosiding ini diharapkan dapat menambah wawasan masyarakat perkenafan yang meliputi petani, penyuluh, pabrikan, dinas perkebunan, dan berbagai pihak yang terkait dengan tanaman kenaf.


Makalah Utama:


  1. DINAS PERKEBUNAN PROPINSI JAWA TIMUR. 2001. Potensi pengembangan kenaf/sejenisnya dan kendala yang dihadapi di Jawa Timur. Prosiding Lokakarya Agribisnis Kenaf dan Sejenisnya. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. p.1-6.
  2. DINAS PERKEBUNAN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN. 2001. Potensi pengembangan kenaf/sejenisnya dan kendala yang dihadapi di Kalimantan Selatan. Prosiding Lokakarya Agribisnis Kenaf dan Sejenisnya. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. p.7-11.
  3. IRIANTO, L.H. 2001. Potensi pengembangan kenaf di Kalimantan Timur. Prosiding Lokakarya Agribisnis Kenaf dan Sejenisnya. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. p.12-15.
  4. SUDJINDRO. 2001. Teknologi untuk mendukung pengembangan kenaf dan sejenisnya. Prosiding Lokakarya Agribisnis Kenaf dan Sejenisnya. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. p.16-22.
  5. PT INDONESIA NIHON SEIMA. 2001. Kebutuhan bahan baku serat (kenaf) untuk produk diversifikasi. Prosiding Lokakarya Agribisnis Kenaf dan Sejenisnya. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. p.23-25.
  6. ICHTIARTO, E. 2001. Kebutuhan bahan baku kenaf untuk industri otomotif. Prosiding Lokakarya Agribisnis Kenaf dan Sejenisnya. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. p.26-28.
  7. Makalah Penunjang:


  8. SASTROSUPADI, A., dan B. SANTOSO. 2001. Respon galur kenaf (Hisbiscus cannabinus L.) terhadap sistem tumpang sari jagung+kenaf di lahan aluvial Jombang. Prosiding Lokakarya Agribisnis Kenaf dan Sejenisnya. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. p.31-36.
  9. SANTOSO, B., A. SASTROSUPADI, dan S. TIRTOSUPROBO. 2001. Demoplot penerapan paket teknologi tumpang sari jagung+kenaf dan jagung+yute di lahan bonorowo Nganjuk. Prosiding Lokakarya Agribisnis Kenaf dan Sejenisnya. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. p.37-43.
  10. TIRTOSUPROBO, S. 2001. Penggunaan galur harapan Hc 48H untuk perbaikan teknologi pada usaha tani kenaf di lahan bonorowo Lamongan. Prosiding Lokakarya Agribisnis Kenaf dan Sejenisnya. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. p.44-48.
  11. TIRTOSUPROBO, S., dan B. SANTOSO. 2001. Kajian penggunaan pupuk fosfat alam dan blotong pada tanaman rosela di lahan podsolik merah kuning Kalimantan Selatan. Prosiding Lokakarya Agribisnis Kenaf dan Sejenisnya. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. p.49-54.

Artikel Terbaru

Artikel Populer

Pencarian

Sosial media

Agenda Kegiatan

Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31


infografis

Terbitan

Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat

Jalan Raya Karangploso, Kotak Pos 199, Malang
Jawa Timur, Indonesia
balittas@litbang.pertanian.go.id
balittas.malang@gmail.com
T:(0341) 491447
F:(0341) 485121
1507174
Pengunjung Hari Ini
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
Total Kunjungan
7552
6983
43783
30602
133592
1180115
1507174

Your IP: 35.173.48.224
2019-08-24 21:53:47
© 2015 Balittas. All Rights Reserved.